
Bek timnas Jepang Ayumu Seko siap hadapi timnas Brasil di babak 32 besar piala dunia. (Ayumu Seko)
JawaPos.com - Timnas Jepang melakukan sejumlah persiapan khusus menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadapi timnas Brasil. Salah satu fokus utama adalah mengantisipasi kemungkinan pertandingan berakhir hingga adu penalti.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan lawan timnas Brasil, pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengungkapkan, kali ini dirinya akan menentukan langsung siapa saja yang menjadi eksekutor penalti beserta urutan penendangnya di piala dunia.
Keputusan tersebut berbeda dibandingkan empat tahun lalu saat Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika para pemain diberi keleluasaan menentukan sendiri siapa yang mengambil tendangan. Pelatih Jepang Hajime Moriyasu menilai, keputusan itu diambil agar tim memiliki persiapan yang lebih matang jika pertandingan benar-benar harus ditentukan melalui adu penalti termasuk lawan timnas Brasil.
Dengan perencanaan sejak awal, setiap pemain yang ditunjuk dapat mempersiapkan diri secara mental maupun teknis. Jepang memang memiliki pengalaman pahit dalam adu penalti di Piala Dunia Qatar. Saat itu, mereka harus mengakhiri langkah di babak 16 besar setelah kalah dari Kroasia melalui drama adu penalti.
Beberapa penendang Jepang gagal menjalankan tugasnya, sehingga pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi tim pelatih. Belajar dari momen tersebut, Federasi Sepak Bola Jepang melakukan sejumlah pembenahan. Salah satunya adalah menghadirkan pelatih khusus penalti, Kensuke Nakamura, yang bertugas meningkatkan kualitas pemain dalam situasi adu penalti.
Kehadiran Nakamura diharapkan mampu memberikan pendekatan yang lebih detail, mulai dari teknik menendang, membaca pergerakan kiper lawan, hingga membangun ketenangan pemain saat berada di bawah tekanan. Persiapan seperti ini menjadi bagian dari upaya Jepang untuk tampil lebih siap di turnamen kali ini.
Menghadapi Brasil tentu menjadi tantangan besar bagi Samurai Biru. Tim asal Amerika Selatan tersebut dikenal memiliki kualitas individu yang sangat baik serta pengalaman panjang di kompetisi internasional.
Namun Jepang datang dengan kepercayaan diri setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang fase grup. Jika pertandingan berlangsung ketat hingga babak tambahan waktu dan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti, Jepang berharap strategi baru yang diterapkan Moriyasu bisa memberikan hasil berbeda dibandingkan empat tahun lalu.
Kini, seluruh keputusan terkait eksekutor penalti sepenuhnya berada di tangan sang pelatih. Jepang ingin memastikan tidak ada lagi keraguan ketika momen penentuan tiba. Dengan persiapan yang lebih terstruktur dan dukungan pelatih khusus penalti, Samurai Biru berharap dapat melewati rintangan besar dan melangkah ke babak berikutnya di Piala Dunia 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
