
Bintang muda timnas Spanyol Lamine Yamal membawa perubahan besar bagi Spanyol. (ig @sefutbol)
JawaPos.com - timnas Spanyol akan menghadapi Austria pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam pertandingan di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat (3/7) pukul 02.00 WIB. Laga ini diperkirakan bakal menarik karena mempertemukan dua tim dengan karakter permainan yang berbeda, tetapi sama-sama memiliki ambisi besar untuk melangkah ke babak berikutnya.
La Roja datang ke fase gugur dengan status juara Grup H piala dunia setelah mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan. Meski berhasil finis di posisi teratas, penampilan timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente belum sepenuhnya memuaskan.
Timnas Spanyol mengawali turnamen piala dunia dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde sebelum bangkit lewat kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi. Pada laga terakhir fase grup, Spanyol mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay.
Hasil tersebut memastikan mereka lolos sebagai pemuncak klasemen sekaligus menjaga catatan pertahanan yang cukup solid sepanjang turnamen. Namun, efektivitas di lini depan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum memasuki fase gugur.
Di sisi lain, Austria lolos sebagai runner-up Grup J setelah melalui perjuangan yang tidak mudah. Tim besutan Ralf Rangnick sempat berada dalam tekanan hingga pertandingan terakhir. Mereka bahkan nyaris gagal melangkah ke babak berikutnya saat menghadapi Aljazair.
Austria tertinggal lebih dahulu setelah kebobolan dari Riyad Mahrez. Beruntung, Sasa Kalajdzic berhasil mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu sehingga menjaga peluang timnya tetap hidup. Hasil itu cukup membawa Austria melangkah ke fase knockout.
Gaya bermain Austria diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Spanyol. Rangnick dikenal menerapkan permainan dengan pressing tinggi, tempo cepat, serta duel fisik yang intens.
Strategi itu beberapa kali mampu menyulitkan lawan yang mengandalkan penguasaan bola. Sebaliknya, Spanyol tetap mengusung filosofi permainan yang mengandalkan sirkulasi bola dan kesabaran dalam membangun serangan.
Kehadiran pemain-pemain muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi menjadi salah satu kekuatan baru La Roja, didukung pengalaman Rodri, Pedri, Aymeric Laporte, hingga Mikel Merino yang menjaga keseimbangan permainan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
