
Timnas Kroasia gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah atas timnas Portugal. (Dok. Instagram/@fifaworldcup)
JawaPos.com - Pertandingan timnas Portugal melawan Kroasia di Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu momen paling menarik sekaligus kontroversial. Pertandingan dimenangkan Portugal 2-1 atas Kroasia pada Jumat (3/7) membawa Cristiano Ronaldo dkk lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kontroversi dipertandingan Timnas Portugal vs Kroasia bukan karena keputusan wasit semata, melainkan berkat kecanggihan teknologi terbaru yang diterapkan di bola pada pertandingan piala dunia.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu menit 90+15. Kroasia sempat mencetak gol ke gawang timnas Portugal melalui Josko Gvardiol dan para pemain langsung merayakannya.
Namun, selebrasi tersebut tidak berlangsung lama karena wasit menunda pengesahan gol sambil menunggu pemeriksaan VAR. Jika dilihat dengan mata telanjang maupun tayangan ulang biasa, bola tampak langsung mengarah kepada Gvardiol tanpa menyentuh rekannya, Matanovic.
Situasi itu sempat membuat banyak penonton mempertanyakan alasan VAR melakukan pemeriksaan cukup lama. Setelah proses peninjauan selesai, gol akhirnya dianulir karena offside. Penyebabnya bukan berasal dari posisi awal bola, melainkan adanya sentuhan yang sangat tipis dari kepala Matanovic sebelum bola diterima Gvardiol.
Sentuhan tersebut nyaris mustahil dikenali hanya melalui tayangan video biasa. Namun, bola resmi yang digunakan di Piala Dunia 2026 telah dibekali sensor khusus yang mampu mendeteksi setiap kontak dengan tingkat akurasi sangat tinggi. Data dari sensor itulah yang kemudian dipadukan dengan teknologi semi-automated offside untuk membantu tim VAR mengambil keputusan.
Baca Juga:Judul Artikel: Hanya Segelintir Manusia! Ini Daftar Pemenang Piala Dunia sebagai Pemain dan Pelatih
Karena bola lebih dulu menyentuh Matanovic, fase permainan berubah. Pada momen itulah Gvardiol berada dalam posisi offside sehingga gol tidak dapat disahkan sesuai ketentuan Laws of the Game.
Keputusan itu mengecewakan kubu Kroasia yang sudah lebih dulu merayakan gol. Di sisi lain, Portugal mendapat keuntungan dari keputusan yang didukung bukti teknologi, sehingga hasil pertandingan tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
Momen ini kembali menunjukkan bagaimana perkembangan teknologi semakin berperan penting dalam sepak bola modern. Jika sebelumnya VAR hanya mengandalkan tayangan video dari berbagai sudut kamera, kini data dari sensor di dalam bola mampu memberikan informasi tambahan yang tidak bisa ditangkap mata manusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
