Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 00.50 WIB

FIFA Buka Suara! Ini Alasan Gol Josko Gvardiol Dianulir, Teknologi Canggih Ungkap Offside Kroasia vs Timnas Portugal

Teknologi Connected Ball menjadi dasar FIFA menganulir gol Josko Gvardiol saat Kroasia menghadapi Portugal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

JawaPos.com - Gol penyeimbang Kroasia pada injury time saat menghadapi timnas Portugal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dianulir usai tinjauan VAR menggunakan teknologi Connected Ball FIFA. Keputusan itu membuat Portugal menang 2-1 sekaligus memicu perdebatan karena sentuhan tipis Igor Matanovic hanya bisa dibuktikan melalui sensor yang tertanam di bola pertandingan.
 
Timnas Portugal nyaris kehilangan tiket ke babak berikutnya setelah bertarung sengit melawan finalis Piala Dunia 2018, Kroasia. Tim berjuluk Selecao memastikan kemenangan dramatis berkat gol telat Goncalo Ramos, tetapi laga justru lebih banyak dibicarakan karena gol Josko Gvardiol yang dianulir pada detik-detik terakhir.
 
Keputusan wasit memeriksa monitor VAR sebelum membatalkan gol itu memancing kontroversi. Banyak penonton menilai tayangan ulang tidak menunjukkan adanya sentuhan bola oleh Igor Matanovic sehingga Gvardiol tampak berada dalam posisi onside.

Baca Juga:Prediksi Timnas Kolombia vs Ghana di 32 Besar Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Diunggulkan Lolos ke Babak 16 Besar

Mengapa Gol Kroasia Dianulir?

Gol Josko Gvardiol tercipta pada menit ke-12 masa injury time ketika Kroasia berusaha menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun setelah proses pemeriksaan VAR selesai, wasit memutuskan gol itu tidak sah karena terjadi offside.

Penilaian itu didasarkan pada kesimpulan bahwa Igor Matanovic sempat menyentuh bola menggunakan kepalanya sebelum bola jatuh kepada Gvardiol. Sentuhan yang sangat tipis tersebut mengubah titik acuan offside sehingga posisi bek Kroasia itu berubah menjadi berada di depan garis pertahanan Portugal.

Apabila Matanovic tidak menyentuh bola, gol itu seharusnya sah. Pada umpan awal yang dikirim dari sisi kiri, posisi Gvardiol sebenarnya masih berada dalam keadaan onside sehingga peluang itu tidak akan melanggar aturan.

Perubahan penilaian hanya terjadi karena adanya sentuhan tambahan dari Matanovic. Itulah yang menjadi dasar VAR mengubah keputusan dan menganulir gol dramatis Kroasia.

Teknologi Connected Ball Jadi Penentu

Pada Piala Dunia 2026, FIFA menggunakan bola Adidas Trionda yang telah dibekali teknologi Connected Ball. Teknologi inilah yang berperan besar membantu VAR mengungkap sentuhan bola yang hampir mustahil dilihat mata manusia.

Sekilas, baik dalam tayangan langsung maupun tayangan ulang, bola terlihat tidak mengenai kepala Matanovic. Kondisi tersebut membuat banyak orang menganggap Gvardiol masih berada dalam posisi yang sah saat mencetak gol.

Namun ruang VAR memiliki akses terhadap data tambahan dari sensor yang tertanam di dalam bola. Sensor tersebut mampu mendeteksi setiap kontak yang terjadi pada bola secara real time sehingga tidak hanya mengandalkan rekaman video.

Selama proses peninjauan, tayangan VAR menampilkan grafik berbentuk gelombang yang memperlihatkan seluruh sentuhan pada bola. Ketika grafik itu disinkronkan dengan video pertandingan, muncul gangguan kecil pada gelombang tepat saat bola melewati kepala Matanovic.

Gangguan pada grafik tersebut menjadi bukti adanya kontak bola dengan pemain Kroasia itu. Berdasar titik sentuhan baru itulah sistem kemudian menghitung ulang posisi offside Gvardiol dan menghasilkan keputusan bahwa gol harus dianulir.

Begini Cara Kerja Sensor di Dalam Bola

FIFA menjelaskan, Connected Ball merupakan sistem inovatif yang dikembangkan bersama Adidas untuk memberikan data pergerakan bola secara sangat akurat. Teknologi ini membantu proses pengambilan keputusan VAR sekaligus meningkatkan akurasi penentuan offside semi-otomatis.

Menurut FIFA, teknologi tersebut memberikan informasi rinci mengenai momen tepat terjadinya sentuhan bola, kecepatan, hingga lintasan pergerakan bola. Data itu sangat penting untuk menentukan kapan posisi seorang pemain harus dievaluasi dalam situasi offside.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore