Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Juli 2026 | 13.54 WIB

Delapan Pemain Tunisia Dilaporkan Positif Doping di Piala Dunia 2026, Diduga Akibat Daging Terkontaminasi

Tim nasional Tunisia diterpa laporan dugaan kasus doping setelah delapan pemain disebut positif clenbuterol yang diduga berasal dari kontaminasi makanan selama berada di Meksiko. (Instagram @gianni_infantino) - Image

Tim nasional Tunisia diterpa laporan dugaan kasus doping setelah delapan pemain disebut positif clenbuterol yang diduga berasal dari kontaminasi makanan selama berada di Meksiko. (Instagram @gianni_infantino)

JawaPos.com — Delapan pemain tim nasional Tunisia dilaporkan dinyatakan positif dalam tes doping selama Piala Dunia 2026.

Laporan media Inggris menyebut temuan itu diduga dipicu konsumsi daging yang terkontaminasi saat skuad berada di Meksiko, bukan penggunaan sengaja zat terlarang untuk meningkatkan performa.

Benarkah Delapan Pemain Tunisia Positif Doping?

Krisis baru kembali menghantam tim nasional Tunisia setelah performa buruk mereka di Piala Dunia 2026. Kali ini, sorotan tertuju pada laporan yang menyebut delapan pemain El-Nisur dinyatakan positif dalam tes doping.

Laporan tersebut pertama kali diungkap surat kabar Inggris *Daily Mail* pada Jumat (4/7/2026).

Media itu menyebut sedikitnya delapan pemain Tunisia terdeteksi mengandung zat terlarang jenis clenbuterol dalam pemeriksaan doping selama turnamen.

Clenbuterol merupakan obat yang digunakan secara medis untuk membantu melebarkan saluran pernapasan. Meski memiliki manfaat terapi, zat tersebut masuk daftar zat terlarang milik Badan Antidoping Dunia (WADA) untuk olahraga kompetitif.

Dugaan Kontaminasi Makanan Jadi Fokus Penyelidikan

Berdasarkan laporan yang sama, penyelidikan awal mengarah pada dugaan kontaminasi makanan.

Hasil positif disebut kemungkinan berasal dari konsumsi daging yang terkontaminasi selama tim nasional Tunisia menjalani pemusatan kegiatan di Meksiko.

Temuan awal itu membuat dugaan penggunaan zat terlarang secara sengaja dinilai kecil. Penyelidik lebih menitikberatkan kemungkinan paparan clenbuterol yang tidak disengaja melalui makanan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore