Timnas Maroko usai mengalahkan Timnas Belanda lewat adu penalti pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Senin (29/6) waktu setempat. (Aditya Pradana Putra/Antara)
JawaPos.com - Pelatih timnas Maroko Mohamed Ouahbi mengatakan, pertandingan lawan Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 Minggu (5/7) dini hari akan menjadi ajang pembuktian bagi timnya setelah melalui rangkaian hasil positif.
Pelatih timnas Maroko Mohamed Ouahbi menegaskan hasil imbang melawan Brasil pada fase grup maupun kemenangan atas Belanda melalui adu penalti di babak 32 besar piala dunia tidak akan cukup untuk mengatasi Kanada.
"Kami sangat menghormati tim ini, mereka memiliki kualitas. Level yang kami tampilkan dalam beberapa pertandingan terakhir tidak akan cukup. Kami harus membuktikannya di lapangan untuk meraih kemenangan," kata Ouahbi dikutip dari FIFA dilansir dari Antara.
"Ini adalah pertandingan tersulit, karena ini pertandingan selanjutnya. Kami sudah bermain melawan Belanda, itu sudah berlalu. Jika kami harus memainkan pertandingan lain, itu akan menjadi yang tersulit," lanjut dia.
Pelatih Singa Atlas itu menilai Kanada memiliki identitas permainan yang kuat dengan energi, intensitas, dan organisasi yang baik sehingga menjadi lawan yang patut diwaspadai.
"Saya menyukai energi Kanada, intensitas mereka, cara mereka mempersiapkan semuanya dengan baik. Mereka memiliki identitas, semuanya terkendali, bahkan lemparan ke dalam. Mereka bermain sesuai dengan kekuatan mereka," ujar Ouahbi.
Baca Juga:Persib Bandung Resmikan Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda! Mariano Peralta Jadi Selanjutnya?
Maroko menatap laga yang berlangsung di Houston Stadium, Amerika Serikat, Minggu (5/7) pukul 00.00 WIB dengan modal belum terkalahkan sepanjang turnamen.
Secara statistik, Maroko juga tampil meyakinkan dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 55 persen dan mampu mendominasi permainan dalam tiga dari empat pertandingan yang telah dijalani.
Di sisi lain, Kanada mencatat sejarah dengan mencapai babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tim asuhan Jesse Marsch tampil produktif dengan mencetak sembilan gol sepanjang turnamen, namun baru sekali menghadapi lawan yang berstatus unggulan ketika kalah dari Swiss pada fase grup.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
