
Vozinha bersama Lionel Messi setelah Argentina mengalahkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026. (marco bello)
JawaPos.com - Pertandingan antara Argentina vs Tanjung Verde merupakan salah satu laga paling mendebarkan di Piala Dunia sejauh ini, tetapi hanya sedikit yang akan memprediksinya. Juara bertahan Argentina menghadapi tim debutan Cape Verde dan dipaksa hingga batas kemampuan mereka.
Lionel Messi membuka skor dengan gol ketujuhnya musim panas ini, tetapi Tanjung Verde mampu membawa pertandingan ke babak perpanjangan waktu berkat gol penyama dari Deroy Duarte. Lisandro Martinez sekali lagi membawa Argentina unggul, tetapi lawan mereka membalas dengan gol menakjubkan melalui Sidny Lopes Cabral.
Tampaknya pertandingan akan berlanjut ke adu penalti, tetapi tendangan sudut Messi disundul oleh Cristian Romero, meskipun golnya tercatat sebagai gol bunuh diri setelah mengenai Diney Borges sebelum masuk ke gawang. Cape Verde tidak mampu mencetak gol lagi, dan Argentina berhasil mempertahankan keunggulan hingga akhir dengan skor 3-2.
Bagi mereka yang menonton pertandingan, terasa seperti pertarungan sesungguhnya adalah Messi vs Vozinha, dengan kiper Tanjung Verde yang heroik itu menggagalkan upaya legenda sepak bola tersebut beberapa kali. Secara khusus, ia berdiri tegak untuk memblokir tendangan kaki kanan pemain Argentina itu ketika berhadapan langsung dengan gawang, sementara ia juga melakukan beberapa penyelamatan bagus dari tendangan bebas, termasuk satu yang dilakukan dengan cepat dalam upaya cerdik untuk mengecoh Vozinha.
Setelah pertandingan, rekaman video beredar online yang menunjukkan keduanya berbagi momen di lapangan dan kiper berusia 40 tahun itu kini mengungkapkan apa yang dikatakan Messi kepadanya selama pelukan mereka. Seperti yang dikutip oleh Yahoo!Sports, Vozinha menjelaskan:
"Saya menghampiri Messi setelah pertandingan. Dia memeluk saya dan berkata, 'Kamu hebat. Rakyatmu harus bangga padamu.' Itu luar biasa bagi saya. Mendengar kata-kata seperti itu dari seseorang seperti Leo Messi sangat berarti bagi saya. Saya berterima kasih kepadanya dan berkata, 'Terima kasih, Leo. Kamu yang terbaik.' Kemudian saya bertanya apakah kami bisa bertukar jersey. Leo berkata dia akan memberikannya kepada saya di terowongan setelah wawancara."
Menarik bahwa Vozinha ingin memastikan dia bisa mendapatkan jersey Messi setelah pertandingan, karena dia bukan satu-satunya bintang Tanjung Verde yang menginginkan momen bersama ikon Argentina tersebut. Memang, di mixed zone setelah pertandingan, menyusul wawancara sang pemain berusia 39 tahun, beberapa pemain Tanjung Verde terlihat menunggu sang legenda sepak bola dan meminta foto bersama.
Messi dengan senang hati memenuhi permintaan tersebut, dan rekaman momen itu menjadi viral di internet. Ia kemudian berbicara tentang rasa hormatnya kepada lawan-lawannya, memuji penampilan mereka:
“Sejujurnya, kami sudah tahu ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Bukan kebetulan tim ini tidak kalah dari Spanyol atau Uruguay. Mencetak gol pertama adalah bagian tersulit, dan kami pikir itu akan membantu kami mengontrol permainan dan bermain dengan lebih tenang, tetapi yang terjadi justru sebaliknya," ucap Messi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
