
Cristiano Ronaldo setelah cetak gol ke gawang Kroasia. (Dok. IG/@portugal)
JawaPos.com - Lolosnya timnas Portugal ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 ternyata tidak sepenuhnya disambut dengan pujian. Di tengah keberhasilan tim asuhan Roberto Martinez mengamankan tiket ke fase gugur, Cristiano Ronaldo justru menjadi sasaran kritik dari legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic.
Timnas Portugal memastikan langkah ke babak berikutnya setelah meraih kemenangan atas Kroasia. Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo ikut menyumbang satu gol melalui eksekusi penalti.
Hasil itu membawa Selecao das Quinas timnas Portugal melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit. Meski berhasil mencetak gol, penampilan Ronaldo dinilai belum cukup meyakinkan oleh Zlatan Ibrahimovic.
Mantan penyerang AC Milan, Paris Saint-Germain, Manchester United, hingga LA Galaxy, itu menilai timnas Portugal masih terlalu bergantung kepada Ronaldo, sang kapten yang kini telah berusia 41 tahun. Dalam laporan yang dikutip sejumlah media internasional, Zlatan Ibrahimovic mempertanyakan keputusan Roberto Martinez yang terus memberikan tempat utama kepada Ronaldo di lini depan.
Menurut dia, Portugal akan kesulitan bersaing di level tertinggi apabila masih menjadikan Ronaldo sebagai pusat permainan. "Anda tidak bisa berharap memenangkan turnamen pada 2026 dengan penyerang berusia 41 tahun sebagai ujung tombak," ujar Ibrahimovic seperti dikutip berbagai media.
Tak berhenti di situ, pria asal Swedia tersebut juga menilai Ronaldo sudah tidak memiliki mobilitas seperti beberapa tahun lalu. Dia menyebut kontribusi sang megabintang di lapangan kini tidak sebesar reputasi yang dimilikinya.
Ibrahimovic bahkan mengatakan Portugal seharusnya mulai memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain-pemain yang sedang berada dalam performa terbaik. Salah satu nama yang disorot adalah Goncalo Ramos. Penyerang muda Portugal itu kembali menunjukkan kualitasnya setelah masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol penentu kemenangan atas Kroasia.
Penampilan Ramos membuat perdebatan mengenai komposisi lini depan Portugal kembali mencuat. Sebagian pihak menilai pemain yang sedang berada di usia emas layak mendapatkan menit bermain lebih banyak, sementara Ronaldo dapat berperan sebagai sosok senior yang memberikan pengalaman dari dalam tim.
Meski demikian, hingga saat ini Roberto Martinez masih menunjukkan kepercayaannya kepada Ronaldo sebagai pemimpin di lapangan. Pengalaman, mental bertanding, dan kemampuan mencetak gol dalam situasi penting menjadi alasan utama sang pelatih tetap mengandalkan pemilik rekor gol terbanyak di level tim nasional tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
