
Javier Aguirre tinggalkan kursi pelatih timnas Meksiko. (Ulises Ruiz/AFP)
JawaPos.com - Timnas Meksiko resmi memasuki babak baru setelah Javier Aguirre mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih kepala. Hal itu menyusul berakhirnya perjalanan El Tri di Piala Dunia 2026.
Keputusan Javier Aguirre tersebut diambil tidak lama setelah Meksiko harus mengakui keunggulan Inggris pada babak 16 besar piala dunia. Sehingga timnas meksiko gagal melangkah ke perempat final.
Kepergian Javier Aguirre menandai berakhirnya periode ketiganya bersama Timnas Meksiko. Pelatih berpengalaman itu kembali dipercaya menangani El Tri dengan harapan mampu membawa tim tampil maksimal di turnamen piala dunia di hadapan publik sendiri.
Namun, langkah Meksiko kembali terhenti di fase gugur dan belum mampu mematahkan catatan kegagalan mereka menembus babak delapan besar. Sebagai pengganti, Federasi Sepak Bola Meksiko mempercayakan posisi pelatih kepala kepada Rafa Marquez.
Sosok yang dikenal sebagai legenda sepak bola Meksiko tersebut sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih selama era Aguirre dan dinilai telah memahami kondisi tim secara menyeluruh. Penunjukan Marquez menjadi awal dari regenerasi kepemimpinan di tubuh Timnas Meksiko.
Pengalamannya sebagai mantan kapten tim nasional serta karir panjang di level internasional menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan El Tri menghadapi agenda internasional berikutnya.
Baca Juga:Kutukan Babak 16 Besar Meksiko Berlanjut, Timnas Inggris Akhiri Harapan El Tri di Piala Dunia 2026
Perubahan kursi pelatih ini juga menambah daftar panjang pelatih tim nasional yang mengakhiri masa jabatannya setelah Piala Dunia 2026. Turnamen empat tahunan tersebut memang menghadirkan banyak evaluasi bagi sejumlah federasi sepak bola yang memilih melakukan penyegaran di kursi kepelatihan.
Sejauh ini, beberapa nama yang telah meninggalkan jabatannya antara lain Sabri Lamouchi dari Tunisia, Miroslav Koubek dari Republik Ceko, Hong Myung Bo dari Korea Selatan, Steve Clarke dari Skotlandia, Marcelo Bielsa dari Uruguay, Sebastian Beccacece dari Ekuador, Ronald Koeman dari Belanda, Julian Nagelsmann dari Jerman, hingga kini Javier Aguirre dari Meksiko.
Gelombang pergantian pelatih menunjukkan tingginya ekspektasi yang dibebankan kepada setiap tim nasional di ajang Piala Dunia. Hasil yang tidak sesuai target sering kali menjadi alasan utama terjadinya perubahan di bangku pelatih, meski beberapa di antaranya memilih mundur secara sukarela.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
