
Skuad Amerika Serikat setelah kalah dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino mengatakan timnya harus belajar dari kekalahan telak 1-4 yang diderita saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia FIFA di Seattle, Selasa WIB.
Menurut Pochettino, timnya gagal mengulang performa yang ditunjukkan sepanjang turnamen sehingga Belgia mampu mendominasi pertandingan sejak awal.
"Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia, mereka lebih baik daripada kami. Hari ini bukan hari kami,” kata Pochettino dalam laman FIFA pada Selasa.
"Kami perlu belajar, mengevaluasi pertandingan ini, dan memahami mengapa kami tidak menjalani laga dengan cara yang sama seperti pada pertandingan-pertandingan kami sebelumnya di Piala Dunia."
Pelatih asal Argentina itu mengakui Belgia memang tampil lebih baik dan pantas mengamankan tiket ke babak perempat final.
Pada pertandingan tersebut, Belgia langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal.
Tekanan Setan Merah membuahkan hasil ketika Charles De Ketelaere mencetak gol pembuka pada menit kesembilan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Amerika Serikat.
Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui tendangan bebas Malik Tillman yang membentur Hans Vanaken sehingga mengecoh kiper Thibaut Courtois.
Namun, Belgia hanya membutuhkan waktu dua menit untuk kembali unggul. De Ketelaere mencetak gol keduanya lewat sundulan yang menyambut umpan silang Leandro Trossard dan membawa Belgia menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Memasuki babak kedua, kesalahan penjaga gawang Matt Freese yang kehilangan bola di luar kotak penalti dimanfaatkan Vanaken untuk memperbesar keunggulan Belgia menjadi 3-1 pada menit ke-57.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
