
Wasit Francois Letexier pimpin laga timnas Argentina vs Mesir di babak 16 besar piala dunia dinilai penuh kontroversi. (Getty Images/Lars Baron)
JawaPos.com - Nama Francois Letexier kembali menjadi bahan perbincangan pecinta sepak bola setelah dipercaya memimpin pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara timnas Argentina melawan Mesir.
Laga yang berlangsung sengit itu berakhir dengan kemenangan timnas Argentina 3-2 atas Mesir. Tim Tango memastikan tiket ke perempat final piala dunia berkat gol Cristian Romero pada menit ke-79, Lionel Messi pada menit ke-83, dan Enzo Fernández pada menit 90+3.
Sementara itu, Mesir harus mengakhiri langkah mereka di turnamen setelah gagal mempertahankan keunggulan.
Baca Juga:Resmi Berpisah, Alex Martins Tinggalkan Dewa United setelah Tiga Musim dengan Torehan 67 Gol
Di luar jalannya pertandingan timnas Argentina vs Mesir di piala dunia, sosok Francois Letexier ikut menjadi perhatian, terutama di kalangan suporter Indonesia. Penyebabnya, wasit asal Prancis tersebut merupakan pengadil lapangan yang sama saat Timnas Indonesia menghadapi Guinea pada laga play-off Olimpiade Paris 2024.
Pertandingan Indonesia kontra Guinea masih membekas di ingatan banyak pendukung Garuda. Saat itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Guinea dengan skor 0-1 setelah lawan mendapatkan hadiah penalti.
Keputusan tersebut memicu perdebatan karena pelanggaran yang melibatkan Witan Sulaiman dinilai kontroversial oleh banyak pihak. Gol dari titik putih menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan tersebut dan membuat Indonesia gagal mengamankan tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga:Semen Padang Matangkan Persiapan Liga 2 Musim 2026/27, Fokus Bangun Kekuatan dan Daya Tahan Pemain
Hingga kini, laga itu masih sering dikenang sebagai salah satu pertandingan yang paling menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Kemunculan kembali Francois Letexier di pertandingan Argentina melawan Mesir pun membuat namanya kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak penggemar sepak bola Indonesia langsung mengingat pertandingan melawan Guinea setiap kali wasit berusia 37 tahun itu tampil memimpin laga internasional.
Sementara itu, dari kubu Mesir, pelatih Hossam Hassan juga melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit seusai pertandingan. Dia bahkan menyebut pertandingan melawan Argentina telah diatur, meski hingga saat ini tidak ada bukti resmi yang mendukung tuduhan tersebut.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
