
Pelatih timnas Swiss Murat Yakin. (Instagram/@swissnatimen)
JawaPos.com - Keberhasilan Timnas Swiss menembus babak perempat final Piala Dunia menjadi salah satu kisah paling menarik di turnamen tahun ini.
Di balik pencapaian bersejarah tersebut, ada sosok pelatih Murat Yakın yang membawa timnya mengakhiri penantian panjang selama 72 tahun untuk kembali masuk delapan besar.
Namun, perjalanan Murat Yakın menuju titik ini tidak dibangun dengan mudah. Ia berasal dari keluarga imigran Turki yang datang ke Swiss pada dekade 1970-an demi mencari kehidupan yang lebih baik.
Kisah perjuangan keluarga Yakın dimulai dari sang ayah yang harus meninggalkan rumah sejak berusia 13 tahun. Dalam kondisi serba terbatas, ia bertahan hidup bersama ibu dan tujuh saudaranya sebelum akhirnya memutuskan merantau ke Swiss.
Di negeri barunya, keluarga Yakın menghadapi banyak tantangan. Sang ibu, Emine Yakın, menjadi sosok penting yang menjaga keluarga tetap bertahan.
Meski tidak menguasai bahasa asing, ia bekerja tanpa mengenal waktu demi memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung impian kedua putranya, Murat dan Hakan Yakın, menjadi pesepak bola profesional.
Pengorbanan Emine akhirnya membuahkan hasil. Murat Yakın sukses meniti karier sebagai pemain profesional dan sempat memperkuat klub besar Turki, Fenerbahçe.
Sementara adiknya, Hakan Yakın, juga mencatat perjalanan yang membanggakan dengan bermain untuk Galatasaray.
Setelah gantung sepatu, Murat memilih melanjutkan karier sebagai pelatih. Kesempatan terbesar datang ketika ia dipercaya menangani Tim Nasional Swiss.

Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Daftar Pemain Cedera dan Sanksi Inggris Lawan Norwegia: Thomas Tuchel Rombak Pertahanan Redam Erling Haaland
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Norwegia vs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026: Thomas Tuchel Putar Otak Redam Ledakan Erling Haaland
