Kylian Mbappe memastikan cedera engkelnya tidak serius usai membawa Prancis ke semifinal Piala Dunia 2026. Ia siap menghadapi Spanyol. (FIFA)
JawaPos.com - Kondisi Kylian Mbappe menjadi perhatian besar jelang semifinal Piala Dunia 2026 setelah sang bintang ditarik keluar lebih cepat saat Prancis mengalahkan Maroko 2-0 di babak perempat final.
Pergantian tersebut sempat memunculkan kekhawatiran bahwa Mbappe mengalami cedera serius pada pergelangan kaki. Namun, melansir Forbes, penyerang berusia 27 tahun itu langsung menenangkan publik usai pertandingan.
"Saya mengalami cedera pergelangan kaki ringan," ujar Mbappe kepada wartawan. "Saya baik-baik saja."
Meski demikian, kondisi sang kapten tetap menjadi perhatian karena Prancis akan menghadapi ujian berat melawan Spanyol pada 14 Juli untuk memperebutkan tiket ke final.
Absennya Mbappe tentu akan menjadi pukulan besar bagi Les Bleus. Selain menjadi pemain kunci tim asuhan Didier Deschamps, ia juga sedang bersaing ketat dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Hingga babak perempat final, Mbappe telah mengoleksi delapan gol. Catatan itu membuat total golnya di tiga edisi Piala Dunia mencapai 20 gol, hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi yang masih memegang rekor dengan 21 gol.
Meski Mbappe menyebut cederanya ringan, ia tidak menjelaskan secara rinci jenis cedera yang dialaminya. Secara umum, cedera pergelangan kaki dalam sepak bola biasanya terbagi menjadi tiga jenis.
Pertama adalah patah tulang. Cedera ini hampir pasti bisa dikesampingkan karena pemain dengan kondisi tersebut tidak mungkin menyebut dirinya "baik-baik saja". Selain membutuhkan waktu pemulihan yang panjang, patah tulang umumnya memerlukan imobilisasi, bahkan operasi jika tulang bergeser.
Kemungkinan kedua adalah cedera ligamen atau keseleo (sprain). Cedera ini merupakan jenis yang paling sering dialami pesepak bola. Tingkat keparahannya bervariasi, mulai dari robekan ringan (grade 1) hingga robekan total (grade 3). Jika benar hanya cedera ringan seperti yang diungkapkan Mbappe, besar kemungkinan ia mengalami keseleo grade 1.
Kemungkinan terakhir adalah cedera tendon, seperti tendinitis atau robekan tendon. Cedera jenis ini biasanya berkaitan dengan penggunaan berlebihan dan proses pemulihannya juga bergantung pada tingkat keparahan cedera.
Melihat pernyataan Mbappe yang menyebut kondisinya "baik-baik saja", peluangnya tampil melawan Spanyol masih sangat besar. Apabila cederanya memang hanya berupa keseleo ringan, kondisi tersebut umumnya tidak membuat pemain harus absen. Namun, rasa nyeri dan keterbatasan pergerakan tetap bisa memengaruhi performanya di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
