Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 16.15 WIB

Argentina Bersiap Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Scaloni: Menderita Sudah Jadi DNA Kami

Timnas Argentina akan hadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. (Instagram/@afaseleccion) - Image

Timnas Argentina akan hadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. (Instagram/@afaseleccion)

JawaPos.com – Argentina seolah tak pernah memilih jalan mudah sepanjang Piala Dunia 2026. Setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol menghadapi Mesir di babak 16 besar, La Albiceleste—julukan Argentina—harus melalui babak tambahan waktu untuk mengalahkan Swiss 3-1 dalam perempat final di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7).

Argentina sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Alexis Mac Allister pada menit ke-10. Namun, mereka sempat kehilangan kendali sehingga Swiss mampu menyamakan kedudukan melalui Dan Ndoye pada menit ke-67. Albiceleste baru memastikan kemenangan lewat gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di babak tambahan waktu.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni menilai "jalan berliku" itu bukan sebuah kebetulan. Menurutnya, kemampuan bertahan dalam tekanan sudah menjadi ciri khas Argentina.

"Kami tahu kami akan menderita. Itu sudah menjadi bagian dari darah kami, bagian dari DNA kami," ujar Scaloni, dikutip dari Reuters.

VAR Ubah Jalannya Pertandingan

Titik balik bagi Argentina salah satunya terjadi pada menit ke-72. Tepatnya, saat penyerang Swiss Breel Embolo diusir keluar lapangan. Striker kelahiran Kamerun itu menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving.

Meski begitu, keputusan itu diwarnai kontroversi. Sebab, wasit Joao Pinheiro awalnya justru memberikan kartu kuning kepada gelandang Argentina Leandro Paredes. Namun, setelah meninjau tayangan VAR, kartu untuk Paredes dibatalkan dan dialihkan kepada Embolo.

Insiden tersebut menjadi penerapan pertama aturan baru FIFA mengenai mistaken identity yang berujung kartu merah. Pelatih Swiss Murat Yakin mengecam keputusan tersebut.

"Kami dihukum karena aturan yang tidak dapat diterima. Aturan itu menghancurkan pertandingan kami," protes Yakin, dikutip dari Reuters.

Bersiap Hadapi Inggris

Kemenangan atas Swiss mengantar Argentina melaju ke semifinal turnamen mayor untuk keenam kalinya secara beruntun. Meski begitu, Albiceleste akan menghadapi tantangan lebih besar untuk mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Lionel Messi dkk akan menghadapi Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada 16 Juli.

Atmosfer rivalitas itu sudah terasa sesaat setelah laga melawan Swiss berakhir. Seperti dilaporkan Ole, para pemain Argentina ikut menyanyikan chant, "El que no salta es un ingles" (siapa yang tidak melompat adalah orang Inggris) bersama para suporter.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore