
Disambut Bak Pahlawan, Begini Euforia Norwegia, Mesir, dan Tanjung Verde Usai Piala Dunia 2026. (Instagram @herrelandslaget)
JawaPos.com - Hanya ada satu tim yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 akhir pekan ini. Namun, bagi sejumlah negara seperti Norwegia, Mesir, dan Tanjung Verde, pencapaian mereka di turnamen kali ini sudah terasa layaknya sebuah gelar juara. Tak heran, para pemain tetap disambut bak pahlawan saat kembali ke tanah air.
Norwegia menjadi salah satu contoh paling nyata. Setelah absen selama 28 tahun sejak Piala Dunia 1998, Martin Odegaard dkk mencetak sejarah dengan menembus perempat final untuk pertama kalinya. Kekalahan 1-2 dari Inggris tak mengurangi kebanggaan masyarakat.
Sekitar 100 ribu orang menyambut kepulangan Landslaget—julukan Timnas Norwegia—di Oslo pada Senin (13/7) waktu setempat.
Antusiasme bahkan sudah terlihat sebelum pesawat yang membawa skuad Norwegia mendarat. Seperti dilaporkan Verdens Gang (VG), lebih dari 100 ribu orang memantau penerbangan mereka melalui Flightradar24. Nama penerbangan itu bahkan sempat diubah menjadi "Ro Ro Ro Ro Airlines", merujuk pada chant Viking Row yang menjadi simbol perjalanan Norwegia di Piala Dunia.
Meski penerbangan sempat tertunda sekitar empat jam, ribuan suporter tetap bertahan di kawasan Slottsplassen, Karl Johans gate, hingga Balai Kota Oslo. Sebelum bertemu publik, skuad Norwegia lebih dulu mendapat undangan dari Raja Harald V di Istana Kerajaan.
Puncak penyambutan terjadi ketika para pemain menyapa puluhan ribu suporter dan melakukan Viking Row bersama. Putra Mahkota Haakon bahkan ikut memimpin tabuhan drum yang mengiringi yel-yel "Ro! Ro! Ro!".
"Saya rasa tidak ada yang membayangkan sambutan seperti ini. Dukungan yang kami rasakan benar-benar di luar dugaan," ujar Odegaard, dikutip dari NRK.
Sambutan meriah juga diterima Mesir yang mencatat perjalanan terbaik sepanjang sejarah mereka di Piala Dunia.
The Pharaohs—julukan Mesir—meraih kemenangan pertama di Piala Dunia sekaligus lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya sejak tampil pada edisi 1934.
Meski kalah dramatis 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar, ribuan suporter tetap memadati Bandara Internasional El Alamein pada Jumat (10/7) untuk menyambut Mohamed Salah dkk. Mereka merayakannya dengan mengibarkan bendera Mesir dan Palestina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
