
Presiden FIFA Gianni Infantino. (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com - FIFA menilai format baru Piala Dunia yang menghadirkan 48 peserta berhasil. Bukan hanya jumlah tim yang bertambah, sejumlah aturan baru yang diterapkan sepanjang turnamen juga dianggap memberikan dampak positif terhadap jalannya pertandingan maupun keselamatan para pemain.
Evaluasi tersebut menjadi sinyal bahwa badan sepak bola dunia itu akan terus mengembangkan penyelenggaraan Piala Dunia di masa mendatang. Fokus FIFA tidak hanya menghadirkan kompetisi yang lebih kompetitif, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pemain dan penonton.
Beberapa inovasi yang mendapat perhatian selama turnamen di antaranya penerapan aturan offside yang diperbarui, pengatur waktu untuk lemparan ke dalam, hingga hydration break atau jeda minum ketika pertandingan berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga:PSSI Resmi Umumkan Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala ASEAN Hyundai 2026, Mulai Rp 100 Ribu
Di awal penerapannya, sejumlah aturan tersebut sempat menuai pro dan kontra. Salah satu yang paling banyak mendapat sorotan adalah hydration break.
Tidak sedikit pemain maupun suporter yang menilai jeda itu dapat mengganggu ritme pertandingan. Namun, situasi berubah setelah negara-negara tuan rumah mengalami suhu yang sangat tinggi selama penyelenggaraan turnamen.
Dalam kondisi tersebut, jeda minum terbukti menjadi langkah penting untuk membantu pemain menjaga kondisi fisik sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas. FIFA menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mengutamakan keselamatan para pemain tanpa mengurangi kualitas pertandingan.
Baca Juga:Final Piala Dunia 2026 Hadirkan Hiburan Spektakuler, FIFA Targetkan Jeda Babak Hanya 20 Menit
Pengalaman selama turnamen menjadi bahan evaluasi berharga dalam menyusun kebijakan untuk edisi-edisi Piala Dunia berikutnya. Selain aspek kesehatan pemain, penggunaan pengatur waktu lemparan ke dalam juga dinilai mampu membuat tempo pertandingan lebih terjaga.
Aturan tersebut diharapkan dapat mengurangi aksi membuang waktu sehingga permainan berlangsung lebih efektif. Sementara itu, penyempurnaan aturan offside disebut membantu meningkatkan kejelasan dalam proses pengambilan keputusan wasit. Dengan dukungan teknologi yang semakin berkembang, FIFA berharap keputusan di lapangan menjadi lebih konsisten dan mudah dipahami oleh seluruh pihak.
Laporan yang dikutip dari TouchlineX menyebut FIFA menganggap perubahan-perubahan tersebut sebagai bagian dari keberhasilan format baru Piala Dunia. Organisasi itu juga menegaskan akan terus melakukan evaluasi agar turnamen paling bergengsi di dunia itu semakin menarik di masa depan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
