Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 06.11 WIB

Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rayan Cherki Beberkan Penyebab Prancis Gagal Bendung Dominasi Timnas Spanyol

Gelandang muda timnas Prancis Rayan Cherki. (Istimewa) - Image

Gelandang muda timnas Prancis Rayan Cherki. (Istimewa)

JawaPos.com - Timnas Prancis harus mengubur mimpi tampil di final Piala Dunia 2026 setelah langkah mereka dihentikan timnas Spanyol pada laga semifinal. Kekalahan tersebut menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad Les Bleus, termasuk gelandang muda Rayan Cherki yang mengakui tim lawan memang tampil lebih baik sepanjang pertandingan.

Rayan Cherki masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dengan harapan mampu mengubah jalannya laga. Namun, usahanya belum cukup untuk membawa Prancis bangkit dari tekanan Spanyol yang tampil disiplin dan efektif sejak awal pertandingan semifinal piala dunia di Dallas.

Seusai pertandingan, Rayan Cherki yang berusia 22 tahun itu tidak mencari alasan atas kegagalan Prancis di semifinal piala dunia. Dia justru memberikan pengakuan bahwa timnas Spanyol layak meraih kemenangan karena mampu menjalankan permainan dengan lebih baik, baik dari sisi taktik maupun penguasaan pertandingan.

Menurut Rayan Cherki, Prancis sebenarnya sudah memahami karakter permainan timnas Spanyol sebelum laga semifinal piala dunia dimulai. La Roja dikenal gemar menguasai bola dan memainkan tempo yang lebih lambat untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Namun, strategi yang telah dipersiapkan Prancis tidak berjalan sesuai rencana. Dia menilai timnya terlalu mudah kehilangan penguasaan bola dan gagal merebut kembali bola dengan cepat. 

Akibatnya, Spanyol bisa memainkan ritme pertandingan sesuai keinginan mereka, sementara Prancis kesulitan membangun serangan berbahaya. Cherki mengungkapkan bahwa pada jeda babak pertama, pelatih Didier Deschamps masih memberikan motivasi kepada seluruh pemain. 

Sang pelatih percaya peluang untuk membalikkan keadaan masih terbuka karena pertandingan masih menyisakan waktu yang cukup panjang. Meski demikian, situasi di lapangan tidak berubah banyak. Spanyol tetap tampil tenang dalam menguasai permainan, sedangkan Prancis kesulitan menemukan solusi untuk membongkar pertahanan lawan.

"Saya tidak tahu apakah kami kekurangan solusi atau keinginan. Mereka lebih mudah merebut bola dibanding kami. Jika kami bisa lebih sering memenangkan duel dan merebut bola kembali, mungkin kami bisa menciptakan lebih banyak ancaman," ujar Cherki.

Dia menegaskan, kekalahan itu bukan disebabkan minimnya semangat juang para pemain Prancis. Menurut dia, Spanyol memang tampil lebih rapi dalam mengatur posisi dan menjalankan instruksi taktik sepanjang pertandingan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore