
Bek timnas Inggris Dan Burn di laga kontra Argentina. (Dan Burn)
JawaPos.com - Kekecewaan dirasakan Dan Burn setelah tim nasional Inggris kalah dari Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 1-2 tersebut dimainkan di Mercedes-Benz Stadium, Kamis (16/7).
Peluang timnas Inggris untuk bermain di final Piala Dunia 2026 seketika pupus setelah Argentina mencetak dua gol di menit-menit akhir. Dan Burn merasa timnas Inggris bermain terlalu bertahan, yang membuat tim asuhan Lionel Scaloni leluasa untuk menyerang.
"Ketika Anda sampai sepuluh atau lima belas menit sebelum final Piala Dunia dan kemudian gagal, itu menyakitkan. Saya pikir kami telah menguasai rencana permainan hingga kami mencetak gol, kami tahu apa yang akan dilakukan Argentina dan saya pikir kami menanganinya dengan cukup baik. Tetapi, kami sedikit pasif setelah gol dan bertahan terlalu dalam, dan dengan kualitas peluang yang diciptakan Argentina, rasanya hanya masalah waktu," kata Dan Burn dikutip England Football, Kamis (16/7).
Pertahanan timnas Inggris menjadi mudah ditembus setelah Argentina banyak melakukan umpan silang. Padahal, Dan Burn menilai timnas Inggris punya lini belakang yang solid di laga sebelumnya.
"Kami terlalu banyak kebobolan umpan silang dan terlalu banyak peluang, dan ini sulit karena di pertandingan sebelumnya kami berhasil bertahan dengan sangat baik. Jadi, setelah begitu dekat dengan kemenangan namun gagal, itu sangat menyedihkan," jelas Dan Burn.
Bek berusia 34 tahun tersebut mengaku kecewa, namun tetap bangga dengan pencapaian timnas Inggris di Piala Dunia 2026. Kekompakan tim juga menjadi keunggulan timnas Inggris di ajang empat tahunan tersebut.
"Saya sangat kecewa saat ini, tetapi saya sangat bangga dengan apa yang telah dilakukan tim. Saya rasa tidak ada yang memberi kami kesempatan untuk menang. Persaudaraan yang dibicarakan itu membawa kami jauh dan jika saya jujur, saya pikir kami akan berhasil," ujar Dan Burn.
Perasaan terkejut juga dirasakan Dan Burn yang membuat dirinya seperti mati rasa setelah kalah dari Argentina. Sebab, bek Newcastle United tersebut ingin membantu timnas Inggris mempertahankan keunggulan.
"Saya terkejut di akhir pertandingan, dan saya masih merasa cukup mati rasa saat ini. Ketika Anda berada dalam 15 menit menjelang final Piala Dunia dengan keunggulan 1-0, Anda ingin mempertahankan keunggulan itu. Ini sesuatu yang harus kita cerna dalam beberapa hari ke depan," ucap Dan Burn.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022