
FIFA perkenalkan cincin juara untuk pemenang Piala Dunia 2026. (FIFA)
JawaPos.com - Menjelang partai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, FIFA mengumumkan bahwa pemenang akan menerima cincin juara khusus (bespoke championship rings) yang terinspirasi dari tradisi olahraga Amerika Serikat seperti Super Bowl.
Langkah itu disebut menjadi salah satu bentuk amerikanisasi sepak bola, setelah sebelumnya FIFA juga merancang pertunjukan jeda paruh waktu (half time show) yang dikabarkan berlangsung hingga 30 menit. Jeda itu jauh lebih lama dari aturan resmi yang membatasi jeda maksimal 15 menit.
Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut cincin tersebut akan menjadi simbol baru kejayaan selain trofi ikonik dan medali emas yang selama ini diberikan kepada pemenang Piala Dunia. “Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi FIFA, tim juara juga akan menerima cincin juara khusus, membawa salah satu tradisi olahraga Amerika yang paling dikenal ke dalam sepak bola global,” tulis FIFA dikutip dari situs resminya.
Baca Juga:Reaksi Penggemar Bikin Heboh Jelang Final Piala Dunia 2026, Sinyal Argentina bakal 'Dirampok' Wasit
Sebanyak 2.026 cincin akan diproduksi sebagai edisi terbatas untuk memperingati Piala Dunia 2026. Dari jumlah itu, 30 cincin akan diberikan kepada anggota tim pemenang final, sedangkan 1.996 cincin lainnya akan dijual kepada penggemar di seluruh dunia sebagai produk resmi berlisensi.
Setiap cincin akan memiliki nomor seri unik, menampilkan trofi Piala Dunia di satu sisi, serta desain khusus yang mencerminkan identitas tim juara di sisi lainnya. FIFA juga memastikan setiap cincin akan dibuat sesuai ukuran pemiliknya dan dilengkapi dengan sertifikat keaslian.
Menariknya, kapten tim dan pelatih kepala akan langsung menerima cincin sementara usai pertandingan final. Sementara itu, cincin resmi akan diproduksi secara khusus dan diserahkan dalam acara terpisah agar sesuai dengan ukuran masing-masing penerima.
Kebijakan itu pun menuai kritik. Penjualan ribuan cincin kepada masyarakat dinilai sebagai upaya komersialisasi berlebihan dari FIFA. “FIFA begitu berusaha keras memaksakan budaya olahraga Amerika ke dalam sepak bola dan rasanya sangat tidak perlu. Trofi Piala Dunia merupakan hadiah paling ikonik dan prestisius di seluruh alam semesta. Tidak ada yang menginginkan cincin kejuaraan,” tulis @Yoingxxx lewat X (dulu Twitter).
Sementara itu, ada juga penggemar yang menyambut baik inovasi yang dilakukan. “Membawa sedikit budaya NFL/NBA ke sepak bola. Akan menarik melihat seperti apa desain cincin itu,” tulis @Hudsonxxx. Meskipun demikian, tradisi cincin juara sudah lama dikenal dalam ajang Super Bowl, final kompetisi American Football NFL. Cincin itu biasanya terbuat dari emas dan dihiasi berlian, lengkap dengan nama tim, logo, serta penanda gelar juara.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
