
Bek timnas Spanyol Pau Cubarsi. (Pau Cubarsi)
JawaPos.com - Pau Cubarsi melengkapi trofi Piala Dunia 2026 yang diraih bersama La Furia Roja. Bek timnas Spanyol itu menyabet titel Pemain Muda Terbaik turnamen tersebut.
Talenta jebolan La Masia itu tampil penuh di setiap pertandingan timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Termasuk saat mereka mengalahkan Argentina 1-0 dalam laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) WIB.
Jumlah menit bermain membuat Pau Cubarsi bisa mengungguli rekannya, Lamine Yamal, yang sepanjang turnamen piala dunia lebih banyak mencuri perhatian. Cubarsi memainkan 750 menit penuh pertandingan timnas Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026 tanpa menghitung menit-menit injury time, Yamal yang mencetak satu gol dan satu assist hanya merumput selama 615 menit.
Cubarsi menjadi bagian penting dalam keberhasilan Spanyol menorehkan rekor sebagai tim dengan jumlah kebobolan gol paling sedikit sepanjang satu edisi turnamen Piala Dunia.
Selama Piala Dunia 2026, Spanyol hanya kebobolan satu gol saja dari delapan pertandingan yang dimainkan yakni di babak perempat final menghadapi Belgia. Sedangkan tujuh pertandingan lainnya, timnas Spanyol berhasil membukukan catatan nirbobol.
Meski tampil penuh dalam seluruh menit pertandingan Spanyol di Piala Dunia 2026, Cubarsi juga tercatat hanya menerima satu kartu kuning dalam melakoni tugasnya mengawal pertahanan tim besutan Luis de la Fuente.
Bukan hanya piawai dalam bertahan, pemain berusia 19 tahun itu juga tercatat memimpin statistik umpan antarlini di timnas Spanyol pada Piala Dunia 2026. Dia mencatatkan 173 kali keberhasilan.
Cubarsi bergabung dengan nama-nama legendaris yang pernah meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia seperti Pele pada 1958 dan Franz Beckenbauer pada 1966.
2026 - Pau Cubarsi (Spanyol)
2022 - Enzo Fernandez (Argentina)
2018 - Kylian Mbappe (Prancis)
2014 - Paul Pogba (Prancis)
2010 - Thomas Mueller (Jerman)
2006 - Lukas Podolski (Jerman)
2002 - Landon Donovan (Amerika Serikat)
1998 - Michael Owen (Inggris)
1994 - Marc Overmars (Belanda)
1990 - Robert Prosinecki (Yugoslavia)
1986 - Enzo Scifo (Belgia)
1982 - Manuel Amoros (Prancis)
1978 - Antonio Cabrini (Italia)
1974 - Wladyslaw Zmuda (Polandia)
1970 - Teofilo Cubillas (Peru)
1966 - Franz Beckenbauer (Jerman Barat)
1962 - Florian Albert (Hungaria)
1958 - Pele (Brasil)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
