
Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente merayakan gelar Piala Dunia 2026 setelah membawa La Roja mengalahkan Argentina 1-0 di final New York-New Jersey Stadium. (FIFA)
JawaPos.com - Luis de la Fuente memastikan statusnya sebagai salah satu pelatih tim nasional terbaik dunia setelah membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
La Roja mengalahkan juara bertahan Argentina 1-0 pada final di New York-New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, sekaligus melengkapi koleksi trofi internasional sang pelatih yang terus bertambah sejak dipercaya menangani tim senior pada akhir 2022.
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2026 menjadi puncak perjalanan Luis de la Fuente bersama Timnas Spanyol. Gelar itu diraih setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final melalui pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak tambahan.
Trofi tersebut memperpanjang daftar prestasi De la Fuente di level internasional. Setelah dipercaya menangani tim senior pada akhir 2022, dia langsung membawa Spanyol menjuarai UEFA Nations League 2022/2023, kemudian mengangkat trofi Euro 2024, finis sebagai runner-up UEFA Nations League 2025, dan menutupnya dengan gelar Piala Dunia 2026.
Catatan statistiknya juga sangat impresif. Sejak menjadi pelatih kepala Timnas Spanyol, De la Fuente hanya menelan dua kekalahan dari total 49 pertandingan, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi luar biasa di level tertinggi sepak bola internasional.
Menariknya, kesuksesan De la Fuente bersama tim nasional tidak dibangun dari reputasi besar sebagai pelatih klub elite. Sebelum dikenal sebagai arsitek La Roja, dia justru pernah mengalami kegagalan saat melatih di level klub.
Salah satu momen paling berat dalam kariernya terjadi ketika dia dipecat setelah hanya memimpin Deportivo Alaves selama 11 pertandingan di kompetisi divisi ketiga Spanyol. Rekam jejak tersebut jauh dari gambaran pelatih elite yang biasanya datang ke tim nasional dengan sederet prestasi di level klub.
Namun, kegagalan itu tidak menghentikan langkahnya. De la Fuente memilih fokus membangun karir bersama federasi sepak bola Spanyol dengan menangani berbagai kelompok usia sejak 2013. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang mengubah karirnya.
Dia membangun fondasi permainan dan mengenal karakter para pemain muda Spanyol jauh sebelum mereka menembus tim senior.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
