
Didier Deschamps (kanan) bersama Kylian Mbappe. (Dok. Instagram/@k.mbappe)
JawaPos.com — Sang legenda, Didier Deschamps sudah mengakhiri kisahnya bersama tim nasional Prancis. Perpisahan yang sedikit mengecewakan, namun ia mendapat apresiasi besar dari Federasi Sepak Bola Prancis (FFF).
Federasi Sepak Bola Prancis memberi hormat dan terima kasih kepada Deschamps atas kerja luar biasa yang telah ia tunjukkan sebagai pelatih tim nasional Prancis sejak 2012.
Baca Juga:Ditagih Striker Norwegia Erling Haaland, Wayne Rooney Tepati Janji Mendayung di Sungai Hudson
FFF menyampaikan ucapan itu salah satunya lewat artikel di situs mereka setelah laga perebutan peringkat ketiga melawan Inggris, Minggu, 19 Juli kemarin.
Meski kalah 4-6 dalam salah satu laga terbaik Piala Dunia di Miami Stadium, Deschamps mengakhiri pengabdian 14 tahunnya kepada Les Bleus dan sepak bola Prancis dengan jejak abadi.
Menurut FFF, Deschamps telah mewujudkan standar tinggi, ketelitian, rasa kerja sama tim, dan kecintaan pada seragam Prancis. Di bawah kepemimpinannya, selama 14 tahun, Prancis mendapatkan kembali kredibilitas dan rasa hormat.
Tim Ayam Jantan berada di level tertinggi sepak bola dunia, memenangkan Piala Dunia 2018, Liga Bangsa-Bangsa 2021, dan mencapai beberapa final besar, sambil mempertahankan konsistensi yang luar biasa.
Mulai bekerja pada 8 Juli 2012, Deschamps memimpin 185 pertandingan Prancis dengan mencatatkan 120 kemenangan, 35 hasil imbang dan 30 kekalahan. Selama periode itu, ia menanamkan budaya kinerja, tanggung jawab, dan menunjukkan prestasi.
Eks kapten timnas Prancis itu memenangkan Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000 sebagai pemain kemudian memimpin Les Bleus menjadi pemenang Piala Dunia dua puluh tahun kemudian dengan status pelatih.
“Didier Deschamps menempati tempat yang unik dalam sejarah sepak bola Prancis. Hanya sedikit yang telah memberikan begitu banyak kepada seragam Prancis, baik sebagai pemain maupun sebagai manajer,” tulis FFF.
Federasi menegaskan, warisannya akan tetap abadi, baik di Clairefontaine maupun di hati jutaan penggemar dan sukarelawan yang tidak pernah dilupakannya. “Federasi Sepak Bola Prancis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Merci, Didier!“ ucap FFF.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022