
Gavi dan Fabian Ruiz dapat Bonus tomat dari kampung halaman. (@FoxNews/X)
JawaPos.com - Dua pemain tim nasional Spanyol Fabian Ruiz dan Gavi mendapat sambutan unik dari kampung halaman mereka setelah membantu La Roja menjuarai Piala Dunia untuk kedua kalinya. Kedua pemain itu menerima hadiah berupa tomat dengan berat yang setara dengan berat badan masing-masing, sebagai bentuk penghormatan dari warga setempat.
Ruiz dan Gavi kembali ke Los Palacios y Villafranca pada Selasa (21/7) waktu setempat dan disambut secara resmi di balai kota. Tradisi pemberian tomat itu sebenarnya sudah berlangsung sejak 2010, ketika Jesus Navas menjadi bagian dari tim Spanyol yang pertama kali menjuarai Piala Dunia.
Dalam seremoni itu, kedua pemain ditimbang sebelum menerima hadiah tomat. Gelandang Paris Saint-Germain (PSG) Fabian Ruiz memiliki berat 84 kilogram, sedangkan gelandang FC Barcelona Gavi memiliki berat 68 kilogram. Jumlah tomat yang diberikan pun disesuaikan dengan berat badan setiap pemain.
Los Palacios y Villafranca yang terletak di wilayah Andalusia, dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tomat utama di Spanyol. Selain itu, wilayah itu juga mulai dikenal sebagai tempat lahirnya pesepak bola papan atas. Jesus Navas menjadi pelopor, setelah meraih gelar Piala Dunia 2010, lalu menambah trofi UEFA European Championship 2012 serta UEFA European Championship 2024.
Dilansir dari ESPN, Fabian Ruiz sendiri sebelumnya juga menjadi bagian dari skuad Spanyol yang menjuarai Euro 2024. Sementara itu, gelar Piala Dunia 2026 menjadi trofi internasional pertama bagi Gavi bersama tim nasional. Tradisi pemberian tomat itu terus dilanjutkan setiap kali pemain asal kota tersebut meraih gelar besar, baik di Piala Dunia maupun Kejuaraan Eropa.
Setelah parade kemenangan bersama tim nasional di Madrid pada Senin (20/1) waktu setempat, Ruiz dan Gavi langsung kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan rangkaian perayaan.
Sementara itu, Spanyol selanjutnya akan kembali berperan sebagai tuan rumah bersama dalam Piala Dunia 2030. Turnamen edisi 2030 akan digelar bersama Portugal dan Maroko, serta turut melibatkan tiga negara Amerika Selatan, yakni Argentina, Paraguay, dan Uruguay yang akan menjadi tuan rumah laga pembuka dalam rangka perayaan 100 tahun penyelenggaraan Piala Dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022