Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 April 2025 | 01.44 WIB

Soal Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia, Menlu Sugiono Klaim Bukan Relokasi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menjelaskan terkait rencana Indonesia menampung warga Gaza. Ditegaskan olehnya, upaya ini bukan upaya relokasi, tapi sebatas perawatan para korban perang.

Hal ini pun, kata dia, telah disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya sebelumnya. Indonesia siap menerima korban perang, terutama warga sipil, untuk melakukan pengobatan dan perawatan di Indonesia.

Selain korban luka, Indonesia siap menerima anak yatim piatu korban perang yang memerlukan perawatan karena trauma yang mereka alami. “Sesuai arahan Presiden, keberadaan mereka di Indonesia bersifat sementara dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk memindahkan Warga Palestina tersebut dari Tanah Airnya,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Kamis (10/4).

Sugiono menegaskan, sejak awal Indonesia menolak setiap upaya yang akan merekolasi atau memindahkan Warga Palestina dari Tanah Airnya. Sebab, setiap upaya yang mengubah “demografi” Gaza merupakan pelanggaran hukum internasional.

Sehubungan dengan kesediaan Indonesia dalam menampung para korban perang ini, Pemerintah Indonesia sedang melakukan konsultasi dengan berbagai negara, terutama dengan Pemerintah Palestina. Konsultasi ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua langkah tersebut sepenuhnya dilakukan untuk kepentingan rakyat Palestina dan mendapat dukungan negara-negara di kawasan. Sebagaimana diketahui, beberapa negara seperti Mesir, Turki, Qatar dan UAE telah menerima Warga Palestina yang menjadi korban Perang Gaza.

Sementara itu, di tingkat nasional, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga akan melakukan konsolidasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna menindaklanjuti arahan Presiden tersebut. Khususnya, yang berkaitan dengan aspek teknis pelaksanaannya sejak keberangkatan dan kepulangan Warga Palestina tersebut.

Terkait realisasi rencana tersebut, Sugiono menyebut, waktunya akan ditetapkan apabila semua konsultasi dengan berbagai negara dan persiapan teknis telah diselesaikan. “Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang melanjutkan konsultasi dengan berbagai negara dan persiapan di dalam negeri sebelum pelaksanaan rencana tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sugiono kembali menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk membantu perjuangan Palestina. Solidaritas rakyat dan Pemerintah Indonesia ini pun telah ditunjukkan melalui berbagai cara. Baik itu bantuan dalam bentuk peningkatan kapasitas, pembangunan infrastuktur, hingga bantuan kemanusiaan. Bahkan Indonesia telah mengirimkan Tim Kesehatan TNI ke Mesir dan Gaza untuk melaksanakan misi kemanusiaan tersebut.

Indonesia juga senantiasa konsisten mendorong penyelesaian konflik Palestina- Israel berdasarkan prinsip Solusi Dua Negara (two-state solution), dan mendorong penghentian segala bentuk kekerasan.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore