
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menutup rangkaian Kajian Kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari Season 4 yang digelar sepanjang bulan Ramadhan, di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (12/3).
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta para kadernya untuk bersama-sama menjaga soliditas di tengah kondisi geopolitik dunia yang penuh ketidakpastian. Terlebih, harga minyak dunia dinilai mengalami kenaikan di tengah konflik yang terjadi di Timur Tengah.
"“Tidak ada jalan lain selain terus menjaga gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi,” kata Cak Imin saat menutup rangkaian Kajian Kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari Season 4 yang digelar sepanjang bulan Ramadhan, di kantor DPP PKB, Jakarta, Kamis (12/3).
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) itu juga mengapresiasi langkah kader PKB yang terus menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadhan.
“Saya bersyukur PKB hadir dengan saling membagi sembako kepada yang membutuhkan. Saya minta kegiatan itu terus dilakukan, apalagi memasuki akhir Ramadan yang pahalanya insyaallah jauh lebih besar,” ujarnya.
Ia meminta, PKB harus terus berpegang pada cita-cita besar menghadirkan kemaslahatan umat dengan spirit izzul Islam wal muslimin menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Karena itu, kebersamaan dan kerja kolektif menjadi kunci agar partai tetap berada di jalur sebagai solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
“Kita harus tetap berada pada rel sebagai solusi bangsa dan menjadi kekuatan yang mampu menghadirkan jalan keluar bagi setiap problem masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus menyerap kekuatan ruhaniyah dari para ulama Nahdlatul Ulama (NU), khususnya warisan keilmuan KH Hasyim Asy'ari, agar membawa keberkahan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia bersyukur kajian kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim karya Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari Season 4 telah selesai dibahas. Hal itu diharapkan menjadi sarana memperkuat ikatan spiritual dengan para ulama.
“Alhamdulillah kajian Mbah Hasyim yang kita laksanakan selama Ramadhan hari ini memasuki penutupan setelah 14 kali kita kaji. Semoga keberkahan menyertai kita semua dan kita semua menjadi santri Mbah Hasyim,” pungkasnya.
