
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) memberikan keterangan pers usai menyerahkan laporan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pernyataan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) terkait potensi terjadinya chaos pada Juli–Agustus 2026 menuai polemik di ruang publik. Ucapan tersebut dinilai tidak hanya memicu perdebatan di media sosial, tetapi juga mendapat respons kritis dari internal Partai Golkar.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham, menilai pernyataan yang menyebut secara spesifik adanya potensi “chaos” tidak bisa lagi dikategorikan sebagai analisis biasa dalam politik maupun dunia intelijen.
“Kalau sebuah pernyataan sudah menentukan akan terjadi sesuatu, itu bukan lagi prediksi. Itu seperti sudah ada skenario dan target operasi,” kata Idrus kepada wartawan, Jumat (10/4).
Ia mengingatkan, dalam situasi nasional yang membutuhkan stabilitas, tokoh publik seharusnya menyampaikan pandangan yang menyejukkan, bukan memicu keresahan.
“Dalam kondisi bangsa seperti sekarang ini, kita harus berkontribusi menciptakan situasi kondusif. Jangan memanas-manasi, jangan menciptakan kepanikan,” ujarnya.
Idrus pun menegaskan bahwa pernyataan yang menyebut waktu dan potensi “chaos” secara spesifik berpotensi membentuk ekspektasi kolektif masyarakat.
Dalam dinamika komunikasi publik, narasi dengan tingkat kepastian tinggi dapat memengaruhi cara berpikir dan bertindak masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial, hingga berpotensi mendorong terjadinya kondisi yang diprediksi.
“Boleh jadi ada kepentingan yang terganggu atau tidak tercapai, lalu dijadikan instrumen penekan,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022