
Presiden Prabowo Subianto melantik Said Iqbal sebagai penasihat presiden bidang ketenagakerjaan pada Senin sore (8/6). Dia berjanji akan terus bersuara untuk buruh. (Tangkapan Layar YouTube Setpres)
JawaPos.com - Said Iqbal resmi menjadi penasihat khusus presiden bidang ketenagakerjaan setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, pada Senin sore (8/6). Dia mengaku telah mendapat restu dari organisasi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan bakal memperjuangkan RUU Ketenagakerjaan.
Kepada awak media, Said menyatakan bahwa keputusan bergabung dengan Istana sudah melalui diskusi bersama rekan-rekan seperjuangannya di KSPI. Dia juga mengaku mendapatkan dukungan dari para buruh yang bernaung di organisasi tersebut untuk meneruskan perjuangan dari dalam. Karena itu, dia bersedia masuk jajaran kabinet Presiden Prabowo.
”Setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam. Karena secara platform perjuangan keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat kecil, termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru yang mendorong kami untuk bersama-sama beliau,” kata dia.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Said bakal memberikan masukan dan analisis kebijakan. Khususnya pada sektor ketenagakerjaan. Dia berjanji, akan bersuara dan berpihak pada buruh. Mengingat, kata dia, saat ini Presiden Prabowo sudah dikelilingi orang-orang yang merepresentasikan pengusaha seperti Airlangga Hartarto, Bahlil Lahadalia, Rosan Roeslani, dan Luhut Binsar Panjaitan.
”(Mereka) banyak memberikan masukan perihal yang bersifat dengan kepemilikan modal, yang dari buruh kan tidak ada,” ujarnya.
Karena itu, Said juga bertekad untuk menjaga keseimbangan antara suara pemodal dengan suara buruh. Menurut dia, perjuangan kaum buruh harus terus disuarakan, termasuk dari dalam Istana. Dia pun berjanji, akan tetap kritis dan bersuara lantang untuk membela kaum buruh. Salah satunya lewat agenda prioritas yang hendak dia kejar.
”RUU Ketenagakerjaan, RUU Ketenagakerjaan (menjadi prioritas),” kata pria yang juga Presiden Partai Buruh itu.
Sesuai dengan jadwal, pelantikan Said Iqbal di Istana hari ini juga bersamaan dengan pelantikan Nanik S. Deyang sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik dilantik oleh Presiden Prabowo menggantikan Dadan Hindayana yang kini sudah berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
