Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14.10 WIB

Lansia hingga Ibu Hamil Paling Rentan Terdampak El Nino dari Sisi Kesehatan

Warga mengisi air saat kemarau di sumber mata air Sumur Bendung, Gunung Batur, Kota Cilegon, Banten. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Warga mengisi air saat kemarau di sumber mata air Sumur Bendung, Gunung Batur, Kota Cilegon, Banten. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak fenomena El Nino. Menurutnya, kondisi ini tidak hanya berpengaruh kepada lingkungan dan pertania, melainkan bisa berdampak juga kepada kesehatan.

Akibat fenomena ini, suhu udara lebih panas dan bisa menyebabkan musim kemarau berkepanjangan. Oleh karena itu, perlu ada pencegahan dini agar kesehatan masyarakat terjaga.

"Kondisi alam yang demikian, hendaknya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kewaspadaan dan langkah antisipatif sejak dini untuk melindungi kelompok yang paling rentan terdampak," kata Obet kepada wartawan, Sabtu (1/8).

Dia menjelaskan, El Nino terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang memicu penurunan curah hujan dan musim kemarau yang lebih panjang di Indonesia. Kondisi ini bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan.

Risiko kesehatan yang paling umum terjadi dan perlu diwaspadai seperti heat stroke dan dehidrasi, akibat paparan suhu ekstrem dalam waktu lama. Gangguan pernapasan (ISPA), akibat memburuknya kualitas udara dan asap kebakaran hutan. Penyakit bersumber air, seperti diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis akibat krisis air bersih. Gangguan gizi dan malnutrisi, akibat terganggunya ketahanan pangan.

Fenomena ini juga bisa menjalar hingga tekanan kesehatan jiwa, terutama pada masyarakat terdampak kekeringan dan gagal panen serta terbatasnya akses layanan kesehatan. Sedangkan kelompok yang paling rentan terdampak El Nino ini meliputi lansia, balita, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta masyarakat di wilayah dengan akses terbatas terhadap air bersih dan fasilitas kesehatan. 

"Kesiapsiagaan bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kesehatan akibat fenomena El Nino," imbuhnya.

Politikus PDI Perjuangan ini menyerukan langkah pencegahan. Seperti memperbanyak konsumsi air putih dan menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada jam-jam terpanas, menggunakan masker saat kualitas udara memburuk, menjaga kebersihan air minum dan sanitasi lingkungan, memantau kondisi kesehatan kelompok rentan secara berkala.

"Segera mencari bantuan medis apabila muncul gejala yang mengkhawatirkan serta menjaga kesiapsiagaan fasilitas kesehatan. Kesadaran dan tindakan sejak dini dari seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak El Nino terhadap kesehatan masyarakat," pungkas Obet.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore