
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8). (Dok PSI)
JawaPos.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh pengurus dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk terus berada di tengah masyarakat. Hal itu penting untuk memperkenalkan identitas baru partai kepada publik.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Sabtu (1/8). Jokowi memberikan arahan kepada ribuan kader agar memperkuat soliditas organisasi dan terus hadir di tengah masyarakat.
"Untuk seluruh kader dan pengurus, utamanya Kota Kupang, saya titip agar kita semuanya terus dan konsisten selalu berada di tengah-tengah rakyat," kata Jokowi.
Baca Juga:AlphaDrive1 Umumkan Jadwal Comeback, Mini Album 'UNBREAKABLE: 少年BEAST' Siap Rilis Bulan Depan
Selain itu, Jokowi juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang baik antarkader, mulai dari tingkat DPD, DPW hingga DPP.
Menurutnya, setiap persoalan organisasi sebaiknya diselesaikan secara berjenjang sebelum meminta bantuan ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kalau bisa, selesaikan sendiri. Kalau nggak bisa disampaikan, minta bantuan kepada Ketua DPD. Kalau nggak bisa, minta bantuan kepada Ketua DPW. Kalau nggak bisa lagi, ke DPP. Kalau nggak bisa juga, ke Solo juga tidak apa-apa. Tapi jangan dikit-dikit ke Solo," tegas Jokowi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022