
KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di perarian Madura, (2/8). (Dok. JPK)
JawaPos.com - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto mendorong evaluasi menyeluruh terkait keselamatan transportasi pasca peristiwa kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep, Madura. Langkah ini untuk memastikan peristiwa serupa terulang dan korban jiwa berjatuhan lagi.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan," ujar Edi, Selasa (4/8).
Basarnas, TNI AL, Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, hingga tenaga kesehatan telah bekerja dengan baik dalam penanganan peristiwa ini. Seluruh upaya dimaksimalkan dalam proses pencarian korban.
Politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan, kecelakaan transportasi laut sudah terjadi beurlang kali dalam beberapa tahun terakhir. Diantaranya tenggelamnya KMP Yunicee pada 2021, KM Ladang Pertiwi 02 dan kebakaran KM Express Cantika 77 pada 2022, tenggelamnya KM Putri Sakinah, kebakaran KM Barcelona V, tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada 2025, hingga tenggelamnya KM Nurul Salsa dan kini kebakaran KMP Mutiara Sentosa II pada 2026.
Baca Juga:Fiskal Daerah Tertekan, Kaltim Siapkan Kajian dan Bawa Tuntutan Rp 5,8 Triliun ke Kemenkeu
"Keselamatan adalah harga mati. Kementerian Perhubungan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi, baik laut, darat, maupun udara. Investigasi tidak boleh berhenti pada penerbitan rekomendasi, tetapi harus dipastikan seluruh rekomendasi dijalankan secara konsisten," tegasnya.
Edi menekankan, pemerintah tidak perlu takut menjatuhkan sanksi berat terhadap pengelola bila hasil investigasi menemukan adanya kesalahan operasional. Seperti kelalaian, kapal tidak laik laut, hingga human error.
Ia menambahkan, persoalan yang terus berulang dalam berbagai kecelakaan kapal hampir selalu sama, yakni lemahnya pengawasan terhadap kelaikan kapal, ketidaksesuaian manifest penumpang, dugaan kelebihan muatan, kualitas sumber daya manusia, hingga lemahnya penerapan standar keselamatan. Atas dasar itu, pengawasan perlu ditingkatkan.
Identitas 5 jenazah korban meninggal dalam kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa II di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur pada Minggu (2/8) akhirnya terungkap.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Kombes Pol Wahono Edhi dalam konferensi pers di Surabaya, Senin malam (3/8).
"Pada hari ini, Senin, 3 Agustus 2026, kami telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap lima jenazah yang diterima Tim DVI. Alhamdulillah seluruhnya berhasil teridentifikasi," tuturnya.
Berikut identitas lima korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II:
1. Sri Indratmo Wijaya, 47 tahun, warga Pati, Jawa Tengah
2. Siti Fatimah, 57 tahun, warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan
3. Sari Sukoco, 39 tahun, warga Tulungagung
4. Rino Eka Putra, 48 tahun, warga Agam, Sumatera Barat
5. Yedi Hendrawan, 63 tahun, warga Kapuas, Kalimantan Tengah
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022