
Ilustrasi pelecehan seksual (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong pihak kepolisian menindak tegas pelaku kekerasan seksual kepada mahasiswi berinsial AN di Makassar, Sulawesi Selatan. Kasus ini dianggap perlu diteruskan hingga proses peradilan, tanpa opsi perdamaian.
Sahroni menilai, pelaku harus dihukum berat atas tindakannya. Oleh karena itu, Polres Pelabuhan Makassar mesti memastikan proses hukum berjalan transparan dan profesional.
“Saya mengapresiasi respons tegas kepolisian yang langsung menindaklanjuti laporan korban hingga berhasil menangkap pelaku. Tinggal sekarang pastikan proses hukumnya berjalan maksimal dan pelaku dihukum pidana seberat-beratnya jika terbukti bersalah," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (4/8).
Dia menekankan, tidak boleh ada perdamaian dalam kasus kekerasan seksual. Pelaku harus diproses sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga:Kembangkan Budidaya Tanaman Sayur dan Lele, Penghuni Huntara di Aceh Tamiang Masuki Musim Panen
"Jangan beri ruang damai sedikit pun bagi pelaku kekerasan seksual. Jangan sampai pelaku lolos dari pertanggungjawaban hukum,” imbuhnya.
Menurutnya, efek jera harus diberikan kepada setiap pelaku kekerasan seksual. Dengan begitu, peristiwa seperti ini tidak berulang kemudian hari.
“Ke depan, polisi harus tetap sigap dan peka terhadap setiap laporan kekerasan maupun pelecehan seksual. Jangan ada yang dianggap kasus kecil atau besar, semuanya harus menjadi prioritas. Utamakan perlindungan terhadap korban, fasilitasi seluruh kebutuhannya selama proses hukum, dan apabila terbukti terjadi tindak pidana, pastikan pelakunya dihukum seberat-beratnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar menangkap PR. Dia diduga melakukan kekerasan seksual kepada mahasiswi berisinial AN. Penangkapan dilakukan usai korban membuat laporan polisi.
Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti , antara lain hasil visum dari Rumah Sakit Bhayangkara, satu unit flashdisk berisi rekaman video, satu unit telepon genggam, serta pakaian milik korban yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022