
Sekjen PKS Muhammad Kholid berbincang dengan korban terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT. (PKS)
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid menemui korban terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kesempatan tersebut, Kholid tidak hanya melihat langsung kondisi terkini masyarakat yang masih ketakutan akibat gempa susulan, dia juga berbincang dengan mereka. Kepada Kholid, beberapa korban mengaku belum berani untuk tidur di dalam rumah.
Karena itu, mereka memilih bertahan di tenda-tenda pengungsian saat malam hari. Dari perbincangan tersebut, Kholid menyadari bahwa rekonstruksi fisik yang dilakukan oleh pemerintah saat ini perlu diteruskan dengan rekonstruksi mental pada kesempatan berikutnya.
”Rekonstruksi fisik memang penting. Tetapi, setelah itu rekonstruksi mental juga harus menjadi prioritas. Trauma healing harus diperkuat,” kata dia dalam keterangan resmi pada Sabtu (6/9).
Menurut Kholid, dampak gempa bumi di NTT tidak hanya meninggalkan kerusakan bangunan, melainkan juga menyisakan trauma mendalam bagi masyarakat, khususnya anak-anak. Apalagi sampai saat ini mereka masih sering merasakan gempa susulan.
”Masyarakat masih belum berani tidur di dalam rumah, setiap hari masih merasakan gempa. Malam hari mereka tidur di tenda, sekolah pun masih berlangsung di tenda. Artinya, rasa trauma itu masih sangat kuat,” ungkapnya.
Untuk itu, Kholid mendorong agar pemulihan mental para korban terdampak gempa di NTT berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur yang rusak. Pendampingan psikologis perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat perlahan merasa aman dan menjalani kehidupan secara normal.
”Jangan sampai kita hanya membangun kembali rumah dan fasilitas umum, tetapi lupa membangun kembali rasa aman masyarakat,” imbuhnya.
Khusus untuk anak-anak, Kholid menyoroti pemenuhan hak mereka untuk tetap bisa belajar dan sekolah. Legislator Komisi XI DPR tersebut sadar betul, anak-anak butuh tempat untuk merasakan kembali keamanan dan kenyamanan bermain, belajar, dan tumbuh di lingkungan masing-masing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022