
Deputi II Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Timothy Ivan Triyono. (Instagram @kantorstafpresidenri)
JawaPos.com - Gaya hidup Deputi II Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Timothy Ivan Triyono, menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan di media sosial menyoroti penampilannya yang kerap menggunakan barang-barang bermerek.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menyoroti dugaan flexing yang dilakukan Timothy Ivan Triyono. Menurutnya, sikap Deputi II Bakom RI Timothy Ivan dinilai dapat menggerus kredibilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Menyesalkan perlakuan oknum pejabat yang flexing. Itu kan tidak menunjukkan empati kepada kondisi masyarakat," kata Sugiat saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (25/9).
Tak dipungkiri, sorotan publik terhadap Timothy Ivan memunculkan pertanyaan di ruang publik mengenai sumber penghasilan dan kepemilikan barang-barang mewah tersebut. Bahkan, dalam sebuah unggahan di media sosial turut mengaitkan dengan pengelolaan anggaran media di lingkungan Bakom RI yang nilainya mencapai Rp 60 miliar setiap tahun.
Legislator Fraksi Partai Gerindra itu mengingatkan agar perlakuan Timothy Ivan tidak berdampak negatif terhadap pemerintahan Prabowo. Mengingat, Presiden tengah membangun citra positif di tengah-tengah masyarakat.
"Padahal situasi kita sedang fokus membangun citra yang positif kepada masyarakat terkait dengan pemerintahan Pak Prabowo," tegasnya.
Meski demikian, Sugiat enggan menanggapi dugaan Timothy Ivan yang dikaitkan dengan kasus hukum. Pasalnya, Timothy Ivan dikaitkan dengan kasus dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), yang menyeret mantan Hakim Agung Sudrajad Dimyati pada 2022.
Bahkan, Timothy Ivan sempat diperiksa sebagai saksi oleh KPK pada 21 Desember 2022. Saat itu, KPK mendalami dugaan aliran uang pengurusan perkara kasasi di MA.
"Ya kalau terkait dengan persoalan hukum, saya tidak terlalu bisa mencampuri karena kan tidak terlalu paham kasusnya. Tapi yang paling penting bahwa yang terlihat saja di media sosial misalnya, kalau bahwa si oknum pejabat ini melakukan flexing, saya pikir itu tidak baik di mata publik, apalagi dia kan pejabat negara," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022