
Country Head and Head of Logistics & Industrial JLL Indonesia Farazia Basarah. (ANTARA)
JawaPos.com - Kebutuhan lahan untuk pembangunan pusat data (data center) di Indonesia terus meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan penggunaan data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Country Head and Head of Logistics & Industrial JLL Indonesia Farazia Basarah mengatakan, sekitar 80 persen permintaan lahan industri yang masuk dalam cakupan riset JLL saat ini berasal dari sektor pusat data.
"Dua sampai tiga tahun lalu mungkin mereka minta sekitar 5 hektare tanah, tapi saat ini requirement yang kita terima mulai dari minimal 10 hektare sampai dengan 30 hektare untuk satu data center," kata Farazia dalam taklimat media di Jakarta, Selasa (18/8).
Menurut dia, peningkatan kebutuhan lahan tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur, khususnya listrik dan air bersih, serta ketersediaan lahan.
Kebutuhan listrik untuk setiap proyek pusat data juga semakin besar. Saat ini, Farazia menyebut satu pusat data dapat membutuhkan pasokan listrik sekitar 100 megawatt (MW) hingga 200 MW.
Dia menilai kebutuhan tersebut semakin menantang karena permintaan pusat data, khususnya yang berkaitan dengan AI, tumbuh sangat cepat.
"Per kuartal itu sangat besar dilihat dari AI, pertumbuhan AI dan mungkin salah satu aplikasi AI juga sudah semakin canggih saat ini. Jadi itu juga berdampak terhadap pertumbuhan data center untuk AI," kata Farazia.
Berdasarkan hasil riset JLL Indonesia, kapasitas data center yang telah beroperasi mencapai sekitar 450 MW. Tingkat okupansi mencapai sekitar 70 persen di daerah CBD Jakarta dan sekitarnya serta sekitar 80 persen di kawasan Cikarang, Karawang, dan bagian timur Jakarta.
Farazia mengatakan pertumbuhan permintaan pusat data membuat kesiapan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan industri tersebut di Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022