
Australia akan menentukan nasib mereka di laga kontra Denmark.
JawaPos.com - Dua hasil bertolak belakang diraih Denmark dan Australia di laga pertama Grup C. Denmark lolos dari lubang jarum dengan menang tipis 1-0 atas Peru. Sementara, Australia kalah 1-2 dari Prancis dengan bumbu penalti.
Meski meraih hasil yang berbeda, ambisi kedua tim bakal sama saat bertemu di Samara Arena, Kamis (21/6) malam ini. Kedua tim sama-sama butuh tiga poin. Denmark ingin segera memastikan langkah menuju babak 16 besar. Australia tak mau buru-buru angkat koper dari Rusia.
Meski sudah punya koleksi tiga poin, penampilan Denmark di laga sebelumnya sebenarnya jauh dari menawan. Mereka kerap ditekan oleh Peru. Buktinya, Los Incas mampu menciptakan 17 tembakan ke gawang sepanjang pertandingan.
Penampilan kiper Denmark, Kasper Schmeichel menjadi kunci utama yang membuat gawangnya tetap aman hingga menit akhir. Artinya, kemenangan atas Peru tak lepas dari peran Dewi Fortuna. Dibanding karena penampilan hebat mereka di atas lapangan.
Tim Dinamit sendiri tak pernah lolos dari fase kualifikasi grup sejak Piala Dunia 2002. Wajar jika mereka akan berusaha mendapatkan poin penuh untuk bisa mengulang sukses mereka 16 tahun lalu tersebut.
Hasrat Denmark dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah. Karena Australia juga sangat butuh tiga poin. Hanya kemenangan yang bisa membuat napas mereka sedikit lebih panjang di Rusia 2018.
Ketika Denmark dinaungi Dewi Fortuna, Socceroos justru alami nasib sial. Tampil trengginas di hadapan Prancis, nasib mereka ditentukan oleh sebuah tendangan penalti dan gol bunuh diri. Andai tak mendapat penalti yang diputuskan wasit melalui VAR, Australia sangat mungkin bisa menahan imbang juara Piala Dunia 1998 itu.
Ada satu fakta sejarah yang bisa membuat hati fans the Socceroos lebih yakin. Pelatih Bert van Marwijk dan Age Hareide pernah bertemu pada 2008. Kala itu keduanya mendampingi Timnas negara kelahiran masing-masing. Van Marwjik tangani Belanda, Hareide jadi pelatih Norwegia. Hasil akhir laga, Belanda menang 1-0 atas Norwegia.
Van Marwijk juga punya pengalaman menghadapi Denmark. Di Piala Dunia 2010, dia juga membawa Belanda tampil di final. Dalam perjalanan menuju final itulah, Van Marwjik bersama Belanda menaklukkan Denmark dengan skor 2-0.
Peluang bagi Van Marwjik yang kini menangani Australia sedikit lebih besar karena Denmark tak bisa diperkuat William Kvist. Gelandang bertahan andalan Tim Dinamit ini dipastikan tak bisa dimainkan Hareide di laga ini karena belum sembuh dari cedera yang didapatnya di laga kontra Peru.
Well, Denmark memang punya modal lebih baik dari Australia dari hasil di laga sebelumnya. Namun, yang menentukan adalah performa di atas lapangan. Satu hal yang justru telah ditampilkan dengan baik oleh Socceroos.
Pertemuan Terakhir
02/06/12: Denmark 2-0 Australia
01/06/10: Australia 1-0 Denmark
07/02/07: Australia 1-3 Denmark
5 Pertandingan Terakhir Denmark
16/06/18: Peru 0-1 Denmark
10/06/18: Denmark 2-0 Meksiko
03/06/18: Swedia 0-0 Denmark
28/03/18: Denmark 0-0 Cile
23/03/18: Denmark 1-0 Panama
5 Pertandingan Terakhir Australia
16/06/18: Prancis 2-1 Australia
09/06/18: Hongaria 1-2 Australia
01/06/18: Australia 4-0 Republik Ceko
28/03/18: Kolombia 0-0 Australia
24/03/18: Norwegia 4-1 Australia
Perkiraan susunan pemain
Denmark (4-2-3-1): Kasper Schmeichel; Jens Stryger Larsen, Andreas Christensen, Simon Kjaer, Henrik Dalsgaard; Lasse Schone, Thomas Delaney, Christian Eriksen; Pione Sisto, Nicolai Jorgensen, Yussuf Yurary Poulsen
Pelatih: Age Hareide
Australia (4-4-1-1): Mathew Ryan; Aziz Behich, Mark Milligan, Trent Sainsbury, Josh Risdon; Aaron Mooy, Tom Rogic, Mile Jedinak, Robbie Kruse; Tomi Juric, Mathew Leckie
Pelatih: Bert van Marwijk
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022