
Jepang dan Senegal akan membuktikan siapa yang lebih pantas lolos lebih dulu ke babak 16 besar.
JawaPos.com - Penampilan gemilang ditunjukkan Jepang dan Senegal di laga pertama Grup H. Berstatus bukan tim unggulan dibanding Kolombia, Jepang justru muncul sebagai tim Asia pertama yang mampu menaklukkan tim asal Amerika Selatan tersebut.
Begitu pula dengan Senegal. Kembali tampil di Piala Dunia setelah 16 tahun absen, Senegal tak banyak diunggulkan saat bertemu Polandia. Hasilnya, Singa-singa Teranga yang berhak menepuk dada mereka di akhir pertandingan.
Kini, keduanya dipertemukan di Stadion Ekaterinburg Arena, Minggu (24/6) malam. Pemenang laga ini dipastikan bakal meraih tiket ke babak 16 besar. Target yang rasanya masih akan terus dikejar. Terutama oleh Senegal yang ingin mengulang sukses mereka di Piala Dunia 2002.
Kubu Jepang sudah mewaspadai ambisi pasukan Singa-singa Teranga ini. Pelatih Akira Nishino sudah menyiapkan strategi berbeda dengan yang diterapkan ketika melawan Kolombia. Terutama untuk mengantisipasi keunggulan fisik yang dimiliki skuad Senegal.
"Ketika ada banyak kontak fisik, kami akan mengalami kesulitan. Karena itu kami akan melakukan banyak variasi dan kemudian memanfaatkan kecepatan yang kami miliki. Kami harus banyak mengumpan dengan baik," ucapa Nishino kepada Skysports.
Secara khusus Nishino mencemaskan sosok kapten tim Senegal, Sadio Mane. Kualitas penyerang Liverpool ini tak perlu diragukan lagi dan bisa memberi ancaman serius terhadap pertahanan Jepang.
"Masih memungkinkan untuk menghentikan dia (Mane). Tapi dia bisa mempengaruhi permainan rekan-rekannya. Itulah yang jadi perhatian kami," imbuh Nishino.
Dia menambahkan,"Titik lemah Senegal? Saya belum bisa mengetahuinya secara pasti saat ini. Namun daripada meladeni permainan fisik, lebih baik baik menggunakan otak untuk menjalankan taktik dan strategi dengan baik."
Di sisi lain, kubu Senegal cukup menyadari kualitas individu skuad Samurai Biru. Pelatih Aliou Cisse menilai laga nanti malam akan lebih sulit bagi Sadio Mane dan kolega.
"Mereka (Jepang) tahu bagaimana menekan pemain lawan yang tengah menguasai bola, jadi kami harus lebih kuat (saat menguasai bola). Kami juga punya pemain dengan kualitas individu di atas rata-rata, dan kami akan membuktikannya," jelas Cisse di channelnewsasia.com.
Cisse tak membantah kalau skuadnya bakal mengandalkan kekuatan fisik untuk meladeni Jepang. Namun, dia juga tetap memastikan pasukan Singa-singa Teranga akan tetap menunjukkan kualitas skill yang apik.
"Kualitas fisik dari Senegal bertemu kualitas teknik milik Jepang...Saya tidak akan menjelaskannya lebih banyak. Mari kita lihat di lapangan," pungkas pelatih 42 tahun tersebut.
Apapun kelebihan Jepang dalam soal teknik, maupun Senegal dalam segi fisik tak ada artinya jika tak menggunakan otak secara benar. Karena permainan yang cerdas bisa mengeliminasi semua kelebihan yang dimiliki lawan. Tim yang bermain lebih cerdas yang bisa mengakhiri pertandingan dengan hasil lebih baik.
5 Pertandingan Terakhir Jepang
19/06/18: Kolombia 1-2 Jepang
12/06/18: Jepang 4-2 Paraguay
09/06/18: Swiss 2-0 Jepang
30/05/18: Jepang 0-2 Ghana
27/03/18: Jepang 1-2 Ukraina
5 Pertandingan Terakhir Senegal
09/06/18: Polandia 1-2 Senegal
11/06/18: Senegal 2-0 Korea Selatan
08/06/18: Kroasia 2-1 Senegal
01/06/18: Luksemburg 0-0 Senegal
28/03/18: Senegal 0-0 Bosnia-Herzegovina
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022