Jose Mourinho saat sedang memimpin sesi latihan Fenerbahce. Sumber foto: (Instagram/Jose Mourinho)
JawaPos.com - Jose Mourinho meninggalkan AS Roma dengan penuh amarah. Ia kecewa dengan manajemen yang dianggap tidak tahu sepak bola.
Seperti diketahui, Mourinho dipecat AS Roma Januari tahun lalu. Kesabaran manajemen habis usai klub kalah beruntun dari Lazio dan AC Milan.
Pemecatan sejatinya akrab dengan The Special One. Apalagi dia dikenal sebagai pelatih yang memiliki sindrom dipecat pada musim ketiga.
Akan tetapi, kasus di AS Roma sedikit berbeda. Memang performa tim jelek ketika itu, tapi ia percaya keterpurukan klub adalah gara-gara manajemen yang tak mampu memperkuat tim.
Ini pula yang membuatnya marah sekali walaupun kecintaannya kepada penggemar Roma tak akan pernah dilupakan. Ya, Jose Mourinho sangat menghormati Romanisti.
Untuk itulah dia berpikir kembali ke Olimpico usai dipecat. Tiket pertandingan sudah dibeli, sayang niat menyaksikan mantan tim bertanding diurungkan.
“Bukan satu, tapi empat (tiket). Saya ada di hotel bersama asisten dan mereka bilang ‘Anda berhak mengucapkan selamat tinggal kepada fan dan mereka berhak mengucapkan selamat tinggal kepada Anda’,” ungkap Jose Mourinho kepada Corriere dello Sport, Kamis (2/1).
“Saya memikirkannya sejenak dan kemudian saya takut akan dituduh mengganggu seseorang. Saya tidak melakukan hal-hal seperti itu,” imbuhnya.
Fan AS Roma punya tempat tersendiri untuk pelatih berumur 61 tahun itu. Baginya, Romanisti adalah penggemar yang paling bergairah dalam mendukung tim di stadion.
Sejak ia menukangi Lorenzo Pellegrini dan kolega, stadion Olimpico selalu terisi penuh. Pemandangan seperti ini biasa hanya terjadi saat Derby della Capitale melawan Lazio.
“Saya fan Inter, saya penggemar Chelsea, saya tergila-gila pada Real Madrid. Namun dengan segala rasa hormat kepada klub-klub tempat saya bekerja, saya merasa 100 persen AS Roma,” ucap The Special One beberapa waktu lalu.
Kendati sangat menghormati Roma dan nyaris datang ke Olimpico usai dipecat, Mourinho nyatanya tak pernah lagi melihat mantan klubnya itu bermain.
“Saya tidak pernah menonton Roma bermain lagi. Tapi saya pernah menonton Inter Milan,” tutup Jose Mourinho.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
