Kiper FC Barcelona Marc-Andre ter Stegen
JawaPos.com - Barcelona menyadari ada lubang di posisi penjaga gawang. Walaupun baru saja mengunci gelar Piala Supercopa, Barca tentu mengharapkan ada nama segar untuk palang pintu terakhir lini pertahanan.
Mereka mendatangkan mantan kiper Juventus dan Arsenal yang baru saja pensiun, Wojciech Szczesny. Penampilan kiper internasional Polandia itu memang tidak terlalu meyakinkan sebab mendapat kartu merah di pertandingan melawan Real Madrid akhir pekan kemarin.
Posisi utama kiper sejatinya diisi oleh Marc Andre Ter Stegen, namun sang kiper harus absen lama akibat cedera. Ter Stegen harus menepi dari lapangan hijau sejak bulan September 2024 dan kemungkinan terburuknya adalah harus menyelesaikan musim 2024-25 lebih cepat. Hal ini membuat Barcelona asuhan Hansi Flick terpaksa mengandalkan Szczesny dan kiper muda asli binaan akademi, Inaki Pena.
Dikutip dari Sportskeeda, Barcelona mencoba melobi-lobi nama lain untuk menambal lubang di sektor penjaga gawang. Kiper utama FC Porto, Diogo Costa, jadi salah satu nama yang paling diinginkan oleh Hansi Flick.
Kiper berpaspor Portugal itu juga jadi andalan utama timnas Portugal dalam pertandingan-pertandingan internasional. Diogo Costa sudah mencatatkan 77 kali nirbobol dari 178 permainan, namun harga klausul rilisnya mencapai EUR 45 juta sehingga bakal berbenturan dengan kondisi finansial Barca.
Nama lainnya yang jadi opsi alternatif adalah kiper yang saat ini memperkuat klub Ligue 1, OGC Nice. Marcin Bulka bisa jadi alternatif untuk Barca sebab harganya yang relatif lebih murah. Kiper berpaspor Polandia itu sudah mencetak 25 kali tanpa kebobolan dari 72 permainan untuk OGC Nice. Harga yang dibanderol klub pemilik Marcin Bulka berada di kisaran EUR 20 juta, harga tersebut bisa dipertimbangkan kubu Hansi Flick.
Barcelona perlu bergerak cepat untuk kedua nama diatas mengingat bursa transfer musim dingin bakal ditutup pada awal Februari 2025. Waktu terus berjalan hingga saat ini dengan kartu merah yang diterima oleh Szczesny serta belum matangnya Inaki Pena. Barca tentu tidak ingin sektor pertahanan jadi kelemahan kendati superiornya pemain-pemain di lini depan.
Dua gol yang mampu dibalas lima oleh Barca membuat mereka sedikit rawan di bawah mistar gawang. Selain itu, beberapa kali Barcelona terpeleset dan harus merelakan poin penuh untuk lawan akibat kurang solidnya posisi kiper yang dimiliki. Hal tersebut berdampak pada melorotnya posisi Barcelona di klasemen dan tertinggal 5 poin dari pesaingnya Real Madrid di La Liga.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
