Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 14.58 WIB

Polisi Tangkap Remaja yang Diduga Melakukan Ancaman Daring di Media Sosial kepada Istri Kai Havertz

Kai Havertz bersama istrinya. (Instagram/@kaihavertz29) - Image

Kai Havertz bersama istrinya. (Instagram/@kaihavertz29)

JawaPos.com - Seorang remaja telah ditangkap sehubungan dengan ancaman daring di media sosial yang dikirimkan kepada istri penyerang Arsenal Kai Havertz, kata polisi Selasa (21/1) waktu setempat. Sophia Havertz secara terbuka membagikan pesan langsung di Instagram pribadinya berupa ancaman yang dikirimkan kepadanya buntut dari Arsenal tersingkir dari Piala FA oleh Manchester United pada Minggu (12/1) lalu.

Melasir dari ESPN, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun dari St Albans, utara London, ditangkap karena dididuga melakukan ancaman tersebut, kata Polisi Hertfordshire kepada English Press Associationn, namun remaja tersebut saat ini dibebaskan dengan jaminan.

Istri Kai Havertz tersebut membagikan dua postingan di Instagram story-nya, termasuk postingan di mana seseorang mengancam akan "membunuh" bayinya yang belum lahir.

Arsenal kalah adu penalti dari sang juara bertahan Manchester United. Penyerang timnas Jerman Havertz gagal menuntaskan beberapa peluang dari jarak dekat di Stadion Emirates dan kemudian gagal menuntaskan tugasnya menjadi eksekutor titik putih dalam adu penalti.

Mengutip dari ESPN, proses penyidikan ini telah dilakukan satu hari setelah polisi setempat menerima laporan tersebut.

"Petugas telah menerima laporan adanya ancaman dari melalui media sosial terhadap seorang penduduk Hertfordshire pada hari Minggu 12 Januari. Penyelidikan sedang dilakukan," kata juru bicara Kepolisian Hertfordshire kepada Press Association pada Rabu (13/1).

Manajer Arsenal Mikel Arteta pun buka suara setelah kejadian tersebut dan menyerukan tindakan yang harus diambil.

“Sejujurnya, ini sangat di luar dugaan. Kita benar-benar harus melakukan sesuatu untuk mengatasi hal ini, karena menerima hal ini memiliki konsekuensi yang buruk. Ini adalah sesuatu yang harus kita hilangkan dari permainan (sepak bola). Tidak ada industri lain yang seperti ini," kata Arteta.

Rekan satu tim Havertz, Declan Rice pun memberi dukungan untuk penyerang berusia 25 tahun tersebut dan istrinya.

“Ada persepsi di media sosial (membenci Havertz), lalu ketika di dalam stadion dan mendengarkan gemuruh fans sebenarnya, itu adalah dua hal yang berbeda,” kata gelandang Arsenal Declan Rice.

"Sorak sorai yang didapatnya malam ini sungguh membuat kita para pemain merinding, itu adalah sorakan paling keras di malam itu ketika namanya (Havertz) dipanggil, Anda bisa tahu itu sangat berarti baginya,” ungkap Declan Rice kepada media setelah pertandingan Arsenal vs Tottenham, Kamis (16/1) lalu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore