Marcus Rashford kembali tidak masuk dalam skuad Manchester United. (AP Photo/Jon Super, File)
JawaPos.com - Pelatih Manchester United Ruben Amorim mengatakan dia lebih senang memainkan pelatih kiper berusia 63 tahun, Jorge Vital, di skuad utamanya daripada Marcus Rashford, kecuali penyerang yang tidak disukai itu mulai memberikan hasil maksimal di setiap latihan dan pertandingan.
Marcus Rashford kembali tidak dimasukkan dalam tim utama sebanyak 11 laga berturut-turut oleh Ruben Amorim ketika Manchester United berhasil menang 1-0 di lanjutan Liga Inggris pekan ke-23. Setan Merah pun berhasil mencuri tiga poin dari markas Fulham pada Senin (27/1) dini hari WIB.
Pemain berusia 27 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dia ingin mencari tantangan baru pada bulan lalu dan meninggalkan Old Trafford setelah dicoret dari daftar pemain saat Man United menang 2-1 melawan rival sekota Manchester City di Etihad pada 15 Desember 2024.
Saat ini Manchester United masih berusaha keras untuk segera menendang Rashford dari Old Trafford, tetapi saat ini masih belum menemukan klub baru selama jendela transfer Januari.
Meskipun striker yang dipercaya Amorim, Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee hanya mencetak satu gol sejak awal Desember lalu, pelatih asal Portugal tersebut mengatakan dia tidak akan mengembalikan Rashford ke tim utama kecuali dia mengubah sikapnya.
Melansir dari ESPN, Ruben Amorim mengungkapkan alasan mengapa ia mengabaikan Marcus Rashford hingga saat ini.
“Sama saja, alasannya selalu sama. Alasannya adalah saat latihan, cara saya melihat apa yang harus dilakukan pesepak bola saat latihan setiap hari, setiap detailnya, ia tidak mencerminkannya sama sekali,” ungkap Amorim.
"Jadi jika segalanya tidak berubah, saya juga tidak akan berubah. Situasinya sama untuk setiap pemain. Jika Anda melakukan yang maksimal, jika Anda melakukan hal yang benar, kami dapat menggunakan setiap pemain. Dan, Anda bisa memulai dari bangku cadangan."
“Kami kehilangan sedikit kecepatan untuk maju berkembang dan mengubah permainan, memindahkan beberapa bagian saat ini. Tapi, saya lebih suka yang seperti itu. Saya lebih baik memainkan Jorge Vital daripada memasang pemain yang tidak memberikan hasil maksimal ketika latihan setiap hari. Jadi saya tidak akan melakukan perubahan di bagian itu."
Ruben Amorim, yang berpindah dari juara Liga Portugal Sporting CP pada November lalu, merayakan ulang tahunnya yang ke-40 pada Senin (27/1). Setelah kemenangan atas Fulham, dia merasa jauh lebih tua setelah mengambil alih kursi kepala kepelatihan di Manchester United.
"Ini bukan 40, aku 50! Setelah dua bulan di Manchester United, usia saya sudah 50 tahun. Suatu kehormatan bisa menghabiskan ulang tahun saya yang ke-40 di sini."
“Perasaan menang dan tiga poin sangat penting bagi kami. Anda tidak bisa melihat peningkatan besar dalam tim dan itu adalah faktanya, tapi seteap kemenangan membantu kami untuk terus berkembang,” tambahnya.
"Kami kurang beruntung di beberapa pertandingan. Hari ini, bukan pertandingan terbaik tapi kami berhasil menang. Yang penting adalah saya punya gagasan jelas tentang apa yang ingin saya lakukan. Terkadang saya frustrasi. Kami ingin untuk memainkan gaya yang berbeda dan kami akan memainkan gaya yang berbeda di masa depan."

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
