Sergio Ramos saat berseragam Real Madrid. (AP Photo)
JawaPos.com - Sergio Ramos adalah salah satu bek terhebat sepanjang masa di sepak bola abad 21. Penampilan internasional bersama Timnas Spanyol dan level klub bersama Real Madrid, ia sudah memenangkan segalanya. Ramos meraih juara Piala Dunia hingga tiga kali beruntun menyabet gelar Liga Champions.
Dalam mencapai puncak performanya, dia tidak takut bermain kasar. Faktanya, dia bisa dibilang salah satu pemain paling kotor dengan sleding-sleding kasarnya yang pernah ada dengan 297 kartu (268 kuning, 29 merah) sejak 2000 di awal debutnya.
Mengingat hal tersebut sangat wajar mengatakan bahwa dia telah melalui beberapa pertarungan dengan penyerang-penyerang ganas sepanjang kariernya yang panjang dan cemerlang.
Melasir dari Givemesport yang mengutip Telegraph, mantan pemain bertahan Timnas Spanyol tersebut menjawab pertanyaan tersebut pada 2021.
Ketika diminta menyebutkan 'lawan duel terberat' dalam kariernya, mantan kapten Real Madrid itu menyebutkan beberapa opsi namun ada satu legenda Barcelona yang paling menonjol. Bukan Lionel Messi, Ramos menyebut Ronaldinho sebagai pemain yang paling sulit ia jaga.
“Bagi saya, yang paling tak terbendung adalah Ronaldinho. Di usia terbaiknya dengan penampilan fantastis yang ia tunjukkan, hampir tidak ada bek yang bisa menghentikannya,” ujar Ramos.
Menariknya, ia juga kembali tidak menyebut nama Messi sama sekali ketika ia mengutarakan beberapa mantan penyerang Barcelona lainnya sebagai pesepak bola yang sulit ia hentikan.
"Tetapi ada pemain lain seperti Samuel Eto'o, Zlatan Ibrahimovic, dua pemain tersebut juga bisa menimbulkan masalah untuk pertahanan Anda dengan kecepatan atau kekuatan fisik mereka yang tak tertandingi di waktu mereka memasuki masa terbaiknya,” tambahnya.
Sergio Ramos saat ini berstatus tanpa klub setelah memutuskan meninggalkan Sevilla pada musim panas 2024. Hingga kini tak ada kabar lagi tentang pemain kelahiran Camas berusia 38 tahun tersebut.
Komentar Ramos sepertinya tak masuk akal, karena dirinya lebih sering berduel dengan Lionel Messi di lapangan dibandingkan pemain lain selama kariernya di Real Madrid. Mereka berdua berjumpa dalam 44 pertandingan di semua kompetisi. Ramos mencatatkan 16 kali menang, imbang sembilan kali, dan 19 kali harus mengakui keunggulan pemain Timnas Argentina tersebut.
Tetapi, untuk rekor buruk melawan pemain terhebat sepanjang masa itu tidak begitu buruk, bahkan statistiknya melawan Ronaldinho juga tidak terlalu buruk. Sergio Ramos memenangkan dua pertandingan, seri empat kali, dan kalah tiga kali saat bertemu ikon Brasil tersebut.
Lebih dari sekadar yang terbaik, Ramos tampaknya berbicara tentang pengalamannya mencoba menghentikan Ronaldinho yang sedang dalam puncak performa terbaiknya. Dengan mengingat hal tersebut, mungkin ada satu kenangan yang melekat pada ingatan Ramos.
Pada 2005, Ronaldinho memenangkan Ballon d’Or dan penampilannya saat El Clasico pada tahun itu benar-benar menunjukkan dirinya seorang pesepak bola yang sedang berada di puncak kekuatannya.
Mantan pemain Brasil itu tampil fenomenal, bahkan ia mendapat tepuk tangan meriah dari para Madridistas di Stadion Bernabeu yang hadir saat ia membawa Barcelona mempermalukan Los Blancos dengan skor 3-0. Ronaldinho mencetak dua gol dengan performa yang luar biasa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
