Emil Audero bersiap memulai petualangan baru bersama Palermo. Mampukah ia membawa tim meraih tiket promosi ke Serie A? (sempreinter.com)
JawaPos.com – Jam terbang Emil Audero di bawah mistar sudah sangat tinggi. Ditempa di akademi sepak bola Juventus, kiper kelahiran Mataram, NTB itu bahkan pernah memperkuat Italia di KU-15 hingga KU-21.
Dalam perjalanan karirnya, Emil juga pernah membela klub-klub yang merasakan titel domestik juga kontinen. Seperti Juventus, UC Sampdoria, juga Inter Milan.
Di klub-klub tersebut kiper berdarah Indonesia itu berkesempatan menimba ilmu dari para kiper papan atas dunia. Dan inilah barisan para mentor Emil dalam lintasan karirnya.
1. Gianluigi Buffon
Ketika berusia 17 tahun, Emil menjadi bagian dari skuad Juventus musim 2014-2015. Para laga pra musim dan tur di Asia, Juventus sempat bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Saat itu nama Emil masuk sebagai kiper ketiga Juventus bersama Buffon dan Marco Strorari. Sayang saat di Jakarta, Emil tak diberi waktu bermain oleh allenatore Massimiliano Allegri.
“Bersama Buffon dalam satu tim adalah terwujudnya mimpi saya sebagai kiper. Saya selalu menatapnya ketika latihan,” ujar Emil dalam wawancara dengan La Repubblica.
“Saya mencuri trik-triknya, saya mendengarkan semua masukan darinya. Jika Anda seorang striker, maka bersama seorang Buffin terasa seperti mendampingi Maradona,” lanjut Emil.
Menurut kiper 28 tahun itu, Buffon tak pelit berbagi trik kepada pemain muda. Buffon bahkan berbagi kisah bagaimana jadi kiper ketika Italia juara di Piala Dunia 2006 atau juara Piala UEFA 1998-1999 bersama Parma.
Emil makin sering berkomunikasi dengan Buffon di musim 2016-2017. Di mana Emil jadi kiper ketiga Juventus. Musim itu, Juve juara Liga Italia dan masuk ke final Liga Champions.
2. Yann Sommer
Emil menjadi kiper kedua Inter Milan pada musim 2023-2024 lalu. Alias menjadi deputi dari kiper timnas Swiss Yann Sommer.
Emil di Inter bermain sebanyak 6 laga. Yaitu 4 kali di Liga Italia, 1 kali di Coppa Italia. Dan 1 kali di ajang Liga Champions. Emil pun menjadi bagian skuad Simone Inzaghi saat jadi scudetto di musim tersebut.
“Saya menaruh respek kepada kiper muda dan bersemangat seperti Emil. Saya perkirakan dia akan tetap bisa berkompetisi di level elite hingga 35 tahun,” ujar kiper yang membawa Bayern Munchen juara Bundesliga musim 2022-2023 itu dikutip InterNews24.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022