Lionel Messi saat memperkuat Inter Miami di Liga AS, MLS. (Media Inter Miami)
JawaPos.com - Awal musim 2025 menjadi sorotan bagi bintang Inter Miami, Lionel Messi. Selain mencetak assist krusial dalam pertandingan melawan New York City FC, ia juga terlibat dalam kontroversi yang berujung pada sanksi denda. Tidak hanya itu, seorang wasit juga mendapatkan larangan bertugas selama enam bulan setelah meminta tanda tangan Messi usai pertandingan.
Insiden ini bermula dalam laga pembuka MLS 2025 antara Inter Miami dan New York City FC yang berlangsung di Chase Stadium. Pertandingan berjalan panas setelah Inter Miami harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 akibat kartu merah yang diterima Tomas Aviles. Meskipun demikian, Messi tetap mampu berkontribusi dengan memberikan assist untuk gol penyama kedudukan pada menit ke-100.
Namun, bukan hanya hasil pertandingan yang menjadi perbincangan. Usai laga, Messi terlihat bersitegang dengan wasit Alexis Da Silva dan terlibat konfrontasi dengan asisten pelatih NYCFC, Mehdi Ballouchy. Dalam tayangan kamera, Messi tampak meletakkan tangannya di belakang leher Ballouchy, yang kemudian dianggap sebagai pelanggaran oleh otoritas liga.
Major League Soccer (MLS) melalui pernyataan resmi pada Selasa (26/2) mengonfirmasi bahwa Messi dijatuhi denda dengan jumlah yang dirahasiakan. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa Messi melanggar kebijakan terkait sentuhan tangan pada wajah, kepala, atau leher lawan setelah pertandingan melawan New York City FC.
Tidak hanya Messi, rekan setimnya di Inter Miami, Luis Suarez, juga dijatuhi sanksi serupa. Suarez didenda karena insiden serupa yang melibatkan dirinya dan bek Chicago Fire, Birk Risa, saat jeda babak pertama dalam pertandingan MLS lainnya.
Selain masalah denda, Messi juga menjadi pusat kontroversi dalam ajang CONCACAF Champions Cup. Pada leg pertama pertandingan melawan Sporting Kansas City yang berlangsung pada 19 Februari, wasit Ortiz Nava meminta tanda tangan Messi untuk anggota keluarganya yang berkebutuhan khusus setelah peluit akhir dibunyikan. Tindakan tersebut dianggap tidak sesuai dengan Kode Etik CONCACAF untuk ofisial pertandingan.
CONCACAF mengeluarkan pernyataan bahwa Nava telah mengakui kesalahannya, meminta maaf, dan menerima sanksi yang diberikan. Berdasarkan laporan ESPN, Nava dijatuhi hukuman larangan bertugas selama enam bulan di kompetisi internasional, meskipun masih diizinkan memimpin pertandingan di Liga MX.
Pada akhirnya, Inter Miami tetap melaju ke babak berikutnya dalam CONCACAF Champions Cup. Messi dan Suarez mencetak gol dalam kemenangan 3-1 di leg kedua, memastikan kemenangan agregat 4-1 atas Sporting Kansas City. Dengan hasil tersebut, tim yang diasuh oleh Javier Mascherano ini akan menghadapi tim asal Jamaika, Cavalier, di babak 16 besar.
Dua insiden ini menunjukkan betapa besar pengaruh Messi di dalam dan luar lapangan. Keberadaannya tidak hanya menjadi daya tarik utama dalam sepak bola Amerika, tetapi juga membawa dampak pada berbagai aspek, termasuk regulasi dan profesionalisme dalam olahraga ini.
Meski menghadapi denda dan kontroversi, Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian di MLS dan CONCACAF Champions Cup. Perjalanan Inter Miami masih panjang, dan tantangan demi tantangan akan terus menguji kemampuan serta ketenangan sang megabintang. Apakah Messi mampu membawa Inter Miami meraih kejayaan musim ini? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
