Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Maret 2025 | 14.37 WIB

Erik Ten Hag Ungkap Rencana Karir Kepelatihan Musim Depan Setelah Meninggalkan Manchester United

Erik Ten Hag sewaktu masih menjabat sebagai pelatih kepala Manchester United (Dok. Fabrizio Romano) - Image

Erik Ten Hag sewaktu masih menjabat sebagai pelatih kepala Manchester United (Dok. Fabrizio Romano)

JawaPos.com - Mantan juru taktik Manchester United Erik ten Hag telah mengungkapkan bahwa dia tidak akan kembali masuk manajemen dalam jajaran kepelatihan sebuah klub paling cepat musim depan.

Pelatih asal Belanda itu didepak dari Old Trafford pada akhir Oktober lalu setelah penampilan terburuk klub di Liga Inggris. Setan Merah menduduki peringkat ke- 14 dengan koleksi 11 poin dari sembilan pertandingan.

Ruben Amorim mengalami performa lebih buruk sejak mengambil alih kepemimpinan pelatih kepala Old Trafford sejak kepergian Ten Hag. Pelatih kepala asal Portugal ini hanya mengumpulkan 15 poin sejak dipercaya memimpin United.

Hingga pekan ke-26 liga, Setan Merah tercecer di posisi ke-15 dengan torehan 30 poin setelah gagal meraih kemenangan di tiga laga terakhir di Liga Inggris.

Ditengah kembali memulihnya nama baik Erik ten Hag, mantan bos Ajax itu dikaitkan dengan posisi kosong sementara di kursi kepelatihan Borussia Dortmund.

Mengutip dari 90min, pelatih 55 tahun itu membocorkan masa depannya terkait karir kepelatihannya di musim mendatang saat menghadiri podcast internal yang dijalankan oleh agensi yang mewakilinya, SEG Stories.

“Saya sudah memutuskan sendiri: Oke, saya tidak akan melakukan apa pun (tidak mengambil tawaran sebagai pelatih) hingga 1 Juli mendatang (musim panas 2025),” kata pelatih yang menukangi United selama dua setengah tahun itu.

Dalam serangkaian klip podcast yang dirilis sebelum wawancara lengkap diunggah pada Selasa (25/2) waktu setempat, Ten Hag menunjukkan berbagai pencapaian selama dalam manajemen. Namun, hal itu tidak mengalihkan perhatiannya dari pertanyaannya tentang kesempurnaan dalam melatih.

“Anda selalu berusaha mencapai titik tertinggi, namun Anda tidak pernah mencapai puncak. Saya selalu berkata: 'Selalu ada ruang untuk proses perbaikan dan kebaikan saja tidak cukup. Anda harus bisa berbuat lebih baik,” kata Ten Hag.

Menariknya, Ten Hag juga terlihat mengakui bahwa selama menjadi pelatih, ia sangat merindukan atmosfer Old Trafford ketika melatih Setan Merah selama dua setengah musim.

Menyadur dari 90min, mantan pelatih FC Utrecht itu memiliki keretakan hubungan dengan beberapa pilar serta jajaran staf United, seperti yang diungkapkan Raphael Varane baru-baru ini.

Meski memiliki komunikasi yang buruk dengan klub yang membuatnya dikenal banyak orang itu, Ten Hag telah mempersembahkan dua trofi piala domestik, Ten Hag juga menjadi pelatih yang menyaksikan sejumlah kekalahan bersejarah, termasuk kekalahan terbesar United dari rival beratnya, Liverpool.(*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore