Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Maret 2025 | 04.35 WIB

Rentetan Hasil Buruk, Kondisi Internal Manchester United Menyedihkan hingga Para Staf Kena Mental

Skuad Manchester United sedang alami periode sulit di Premier League. Sumber foto: (X/@ManUtd) - Image

Skuad Manchester United sedang alami periode sulit di Premier League. Sumber foto: (X/@ManUtd)

JawaPos.com-Periode negatif yang sedang dialami Manchester United rupanya membuat suasana klub menjadi sangat buruk. Sebagian besar staf terkena mental buntut hasil minor yang terus didapat Setan Merah.

Manchester United telah mengalami musim 2024/25 yang sulit baik di dalam maupun di luar lapangan dan sekarang tampaknya menuju finis terburuk di Premier League. Tim asuhan Ruben Amorim berada di urutan ke-14 di liga dengan 11 pertandingan tersisa. Situasi di luar lapangan sekali lagi mendominasi berita utama pekan lalu.

Manchester United mengumumkan pemangkasan lebih lanjut, berencana untuk memberhentikan 200 pekerjaan dalam upaya untuk mengembalikan klub ke profitabilitas. Jurnalis ternama asal Inggris, Samuel Luckhurst baru-baru ini menyoroti tekanan yang dihadapi Setan Merah di dalam dan luar lapangan. Dia menambahkan kebijakan memangkas staf telah membuat moral para karyawan semakin memburuk.

Luckhurst mengungkapkan bahwa staf Manchester United semakin khawatir menyusul 250 pemutusan hubungan kerja selama setahun terakhir. Sehingga, situasi tersebut membuat internal klub tidak kondusif.

"Ini cukup menyedihkan dan saya pikir mayoritas staf cukup kehilangan semangat dengan kondisi klub dan saya pikir itu telah terjadi selama setahun terakhir dengan 250 PHK," ujar Luckhurst.

"Tahun lalu ada 200 pemecatan. Tahun ini Anda memiliki orang-orang yang memutuskan untuk pergi sebelum pemecatan diumumkan dan sejauh yang diketahui para pendukung, Jim Ratcliffe dicaci maki saat ini. Dia sangat dekat dengan keluarga Glazer, yang telah menjadi pemilik selama hampir 20 tahun,” imbuh dia.

12 bulan pertama Sir Jim Ratcliffe di Old Trafford telah mendapat banyak kritikan dari para pendukung Manchester United dengan langkah-langkah pemangkasan biaya yang dilakukannya menjadi perhatian khusus. Bersamaan dengan pemangkasan jumlah staf, Manchester United telah menaikkan harga tiket dan menutup kantin staf mereka dalam upaya terbaru mereka untuk mengurangi biaya secara drastis.

Bulan lalu, klub mengumumkan kerugian sebesar GBP 27,7 juta pada laporan keuangan kuartal kedua mereka, menambah kerugian lebih dari GBP 300 juta selama tiga tahun terakhir. Manchester United juga menghabiskan GBP 14,5 juta untuk memecat Erik ten Hag dan staf pelatihnya, termasuk GBP 4,1 juta untuk mempekerjakan dan kemudian memecat mantan direktur olahraga Dan Ashworth.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore