
Ruben Amorim. (X/@ManUtd)
JawaPos.com - Ruben Amorim datang ke Manchester United dengan filosofi permainan yang kuat, namun ia menghadapi tantangan besar dalam menerapkan formasi 3-4-3 di Old Trafford. Formasi ini telah membantunya meraih sukses di Sporting CP, tetapi apakah sistem tersebut dapat bekerja di Premier League dengan komposisi skuad yang ada?
Secara teori, 3-4-3 menawarkan fleksibilitas dalam transisi permainan. Formasi ini memungkinkan tim untuk memiliki keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Dengan tiga bek tengah, tim memiliki stabilitas defensif yang lebih baik, sementara dua wing-back berperan aktif dalam membangun serangan dan memberikan lebar permainan.
Ketika sukses, formasi ini bisa memberikan tekanan tinggi dan dominasi penguasaan bola, seperti yang ditunjukkan oleh Sporting CP saat menyingkirkan Arsenal dari Liga Europa pada 2023. Namun, mengimplementasikannya di Premier League adalah tantangan yang berbeda.
Kendala di Manchester United
Pelajaran dari Arsenal vs Sporting CP
Ketika Amorim masih di Sporting CP, ia berhasil menyingkirkan Arsenal dengan taktik cerdik dalam formasi 3-4-3. Pemain seperti Francisco Trincão dan Marcus Edwards mampu mengeksploitasi kelemahan pertahanan lawan. Namun, saat ini ia belum memiliki pemain dengan profil serupa di Manchester United yang bisa menjalankan sistem ini dengan efektif.
Apakah Amorim Akan Mendapat Waktu?
Dalam dunia sepak bola modern, waktu adalah kemewahan yang jarang diberikan kepada pelatih baru, terutama di klub sebesar Manchester United. Jika hasil tidak segera membaik, tekanan dari fans dan media bisa semakin meningkat.
Amorim tetap berpegang teguh pada formasi 3-4-3, namun apakah sistem ini bisa berhasil di Manchester United? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
