
Steven Gerrard. Andreas Hillergren/AFP/Antara
JawaPos.com - Karir panjang Steven Gerrard di dunia sepak bola Inggris menjadikannya salah satu bintang terkemuka di antara sejumlah superstar yang menghiasi sejarah Liverpool pada awal abad ke-21. Mantan gelandang timnas Inggris yang memiliki 114 caps ini melakukan debutnya di level senior pada bulan November 1998. Selama bertahun-tahun, ia menjabat sebagai kapten tim dan menjadi simbol klub yang dicintainya, sampai meraih gelar Liga Champions pada tahun 2007.
Selama delapan belas tahun berkarir di tim utama The Reds, Gerrard menciptakan banyak momen tak terlupakan. Salah satu yang paling diingat adalah gol spektakulernya melalui tendangan voli jarak jauh yang membawa Liverpool meraih kemenangan di final Piala FA 2006 melawan West Ham United. Gerrard dikenal mampu menghadirkan keajaiban kapan saja, dan meskipun bukan keahliannya sebagai gelandang, ia selalu dapat melakukan lebih dari sekadar satu atau dua keterampilan.
Dalam wawancara yang dilakukan pada tahun 2017 dengan FourFourTwo, Gerrard memberikan pandangan yang merendah tentang rekan-rekannya yang paling berbakat dan terampil dalam hal trik dan keterampilan selama karirnya di Anfield. "Saya sama sekali tidak terampil mengeluarkan skill (berbakat). Saya telah bermain dengan beberapa pemain yang sangat, sangat terampil," ujarnya.
Gerrard kemudian menyebutkan tiga talenta paling berbakat yang pernah menjadi rekan setimnya sebelum ia mengucapkan selamat tinggal pada Mei 2015.
Luis Suarez (Januari 2011-Juli 2014)
Selama dua setengah tahun berkarir di Anfield, Gerrard dan Luis Suarez membentuk duo yang sangat mematikan. Kombinasi permainan antara keduanya membuat Liverpool menjadi tim yang sangat menarik untuk disaksikan. Pemahaman mereka dalam melakukan umpan dan mencari ruang sangat memengaruhi performa Liverpool, yang hampir meraih gelar Liga Inggris pada musim 2013/2014.
Suarez menunjukkan perkembangan pesat sebagai penyerang di Anfield dengan mencetak 82 gol dan 31 assist dalam 133 pertandingan di semua kompetisi. Penampilan briliannya saat mencetak empat gol dalam kemenangan 4-1 melawan Norwich City pada Desember 2013 menjadi salah satu sorotan dari karirnya. Dalam sebuah wawancara dengan talkSPORT pada tahun 2022, Gerrard memuji kemampuan Suarez, "Ia bisa mempermalukan Anda, bahkan dengan hal-hal yang menurut saya tidak ia ketahui. Ia adalah pemain yang suka berlari, ia akan menabrak Anda, ia akan mendominasi dan menggertak Anda."
Luis Garcia (Agustus 2004-Juli 2007)
Dalam wawancaranya dengan FourFourTwo, Gerrard juga menyoroti dua mantan rekannya bernama Luis. "Orang-orang seperti Luis Garcia dan Luis Suarez memiliki keterampilan yang fantastis," ungkap Gerrard mengenai Garcia, seorang talenta kreatif asal Spanyol. Meskipun Garcia memiliki sedikit ketidakstabilan dalam penampilannya, ia berhasil menciptakan beberapa momen penting dalam sejarah klub, termasuk tendangan jarak jauh 23 meter saat The Reds menghadapi Juventus di Liga Champions.
Gaya permainan Garcia yang unik, dilengkapi dengan keterampilannya, menjadikannya salah satu pemain yang selalu diingat oleh penggemar Liverpool, meskipun ia tidak mencapai status superstar seperti Gerrard atau Suarez.
Philippe Coutinho (Juli 2013-Januari 2018)
Gerrard menggambarkan Philippe Coutinho sebagai 'seorang pesulap sejati di lapangan.' Perannya selama membela Liverpool sangat krusial, terutama ketika mempertimbangkan kepindahannya yang kontroversial ke Barcelona pada Januari 2018. Mantan pemain timnas Brasil ini seharusnya tetap bersama The Reds karena kontribusinya yang luar biasa.
Coutinho menjadi bintang di klub Merseyside saat mereka berjuang untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris. Kemampuannya dalam membelah pertahanan lawan dengan umpan-umpan cerdik sangat penting saat bermain bersama Gerrard. Ia mencapai performa terbaiknya pada musim 2014/2015, di mana ia diakui sebagai salah satu playmaker terbaik Liga Inggris dengan catatan delapan gol dan enam assist. Pada musim 2016/2017, ia mencetak 13 gol dan tujuh assist dalam 31 pertandingan, termasuk dua gol dalam kemenangan 4-2 atas Arsenal di laga pembuka musim tersebut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
