Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois tampak kecewa usai timnya disingkirkan Arsenal di Liga Champions. (X/@realmadrid)
JawaPos.com - Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois, mengkritik penampilan rekan-rekan setimnya saat sang juara bertahan Liga Champions 2024/25 harus tersingkir dari Arsenal.
Real Madrid secara tragis harus angkat koper lebih cepat di ajang Liga Champions menyusul kekalahan melawan Arsenal di babak perempat final. Bermain di Santiago Bernabeu, Kamis (17/4) dini hari WIB, mereka menyerah 1-2.
Mengejar ketertinggalan defisit 0-3 di leg pertama, Real Madrid langsung tampil menekan di babak pertama. Akan tetapi, momentum didapat Arsenal saat mereka mendapatkan hadiah penalti.
Bukayo Saka yang menjadi algojo sepakan 12 pas gagal menjalankan tugasnya dengan baik menyusul eksekusinya mampu dibaca dengan baik oleh Thibaut Courtois.
Namun, penyerang asal Inggris itu kemudian menebus kesalahannya dengan mencetak gol pembuka di menit ke-65, sebelum Vinicius Junior menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan William Saliba dua menit kemudian.
Setelahnya, peluang-peluang yang tercipta di sepanjang babak kedua terbilang minim hingga di penghujung laga sebuah drama tercipta. Mikel Merino melancarkan serangan balik dan umpannya berhasil dimanfaatkan oleh Gabriel Martinelli dengan mudah menaklukkan Courtois di menit 90+3.
Dengan hasil ini, Arsenal unggul agregat 5-1 atas Real Madrid dan berhak melaju ke babak semifinal untuk menghadapi PSG.
Seusai pertandingan, Courtois mengakui bahwa Arsenal memang pantas menang dalam dua leg, namun marah dengan penampilan para rekan-rekannya di pertandingan semalam.
"Saat jeda, kami merasa bahwa jika kami mencetak gol pertama maka hasil pertandingan akan terbuka, pada akhirnya mereka mencetak gol pertama," ujar Courtois.
"Kami menyamakan kedudukan dengan cepat, Anda tetap percaya tetapi kami tidak berhasil di lini depan, saya rasa (David) Raya tidak melakukan satu pun penyelamatan gemilang. Kami kalah melawan Arsenal yang lebih unggul dan kami harus menerimanya."
Penjaga gawang berusia 32 tahun itu juga mengkritisi gaya bermain Real Madrid yang menurutnya terlalu mengandalkan umpan silang yang sayangnya, timnya kali ini tidak memiliki striker murni seperti Joselu.
"Pada akhirnya, mereka adalah tim yang bertahan dengan baik, terorganisir dengan baik, menekan dengan baik, dan membuat kami sulit untuk menemukan ruang.
"Kami memberikan banyak umpan silang, tetapi tahun ini kami tidak memiliki Joselu, seorang penyerang alami di lini depan," imbuh Courtois.
Courtois kemudian berharap Real Madrid cepat melakukan evaluasi kekalahan menyakitkan atas Arsenal dan bersiap untuk menghadapi partai-partai selanjutnya yang sudah menunggu mereka.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
