
Arne Slot wajib bereskan kekacauan di lini belakang Liverpool jelang bergulirnya Liga Inggris. (Liverpool)
JawaPos.com—Liverpool mengawali musim dengan catatan pahit setelah takluk dari Crystal Palace di ajang Community Shield lewat adu penalti di Stadion Wembley. Kekalahan ini membuat manajer The Reds Arne Slot, dihadapkan pada pekerjaan rumah besar sebelum Premier League bergulir akhir pekan ini.
Slot mengakui timnya masih perlu waktu untuk menyatukan permainan, terutama dengan masuknya rekrutan anyar pada musim panas ini. Dua di antaranya, striker Hugo Ekitiké dan bek kanan Jeremie Frimpong, memang sempat mencetak gol, namun kelemahan pertahanan tetap menjadi sorotan.
Palace sejatinya berpeluang mengamankan kemenangan di waktu normal berkat penampilan impresif pada babak kedua. Mereka sukses memanfaatkan celah yang ditinggalkan lini belakang Liverpool yang tampil terlalu menyerang.
Florian Wirtz dimainkan di posisi nomor 10, sementara Milos Kerkez beroperasi agresif sebagai bek kiri yang rajin overlap. Kombinasi ini membuat Liverpool terlihat sangat ofensif, namun juga meninggalkan lubang di area bertahan.
Slot menilai secara permainan, Liverpool kini lebih dominan dan kreatif dibanding musim lalu.
“Kami lebih baik dalam menciptakan peluang dan situasi berbahaya, tapi faktanya kami kebobolan dua gol melawan Athletic Bilbao dan dua gol lagi hari ini,” ujar Arne Slot dikutip dari The Guardian.
Baginya, kelemahan itu tak boleh terulang jika Liverpool ingin mempertahankan gelar juara Premier League.
“Kami harus lebih baik secara defensif. Tentu mengecewakan ketika sudah unggul tapi tidak bisa mengamankan kemenangan,” kata Slot.
Laga berlangsung ketat hingga berakhir imbang, memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti. Pada momen itu, Palace tampil lebih tenang dan klinis untuk memastikan trofi jatuh ke tangan mereka.
Meski hasil ini menyakitkan, Slot menegaskan tidak akan panik. Dia menyadari tekanan selalu ada di klub sebesar Liverpool, apapun situasinya.
“Kami adalah Liverpool. Tekanan akan selalu ada, entah kami mendatangkan sepuluh pemain atau tidak ada sama sekali. Begitu memakai seragam ini, tuntutan selalu tinggi,” tegas Arne Slot.
Slot juga memberi apresiasi kepada Wirtz dan Ekitiké yang tampil cukup baik di laga debut kompetitif mereka. Dia optimistis keduanya mampu mengatasi tekanan harga mahal yang disematkan kepada mereka.
Di kubu lawan, manajer Palace Oliver Glasner menyebut kemenangan ini sebagai buah kerja keras tim. Dia bangga karena anak asuhnya bisa menyamakan level permainan dengan juara bertahan Premier League.
“Kami bermain di level yang sama dengan Liverpool dan mampu menutup pertandingan lewat adu penalti. Ini adalah performa besar dari para pemain,” ujar Glasner.
Kemenangan ini menambah koleksi trofi Palace setelah musim lalu mereka mengangkat Piala FA. Bagi Glasner, hasil ini menjadi modal berharga menjelang keputusan penting terkait kompetisi Eropa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
