Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com – Era Real Madrid bersama entrenador Xabi Alonso dalam laga kompetitif dimulai dini hari nanti (20/8). Real mengawali LALIGA 2025–2026 dengan menjamu CA Osasuna Osasuna di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB). Laga awal yang pantang mengecewakan.
Hal itu karena berdasar jajak pendapat yang dilakukan koran olahraga Spanyol, Diario AS, yang dipublikasikan kemarin (18/8), Real merupakan favorit juara LALIGA musim ini. Los Merengues – mendapat dukungan 6.717 suara dari total 11.551 suara atau 58,2 persen.
Jauh Ungguli Barca-Atletico
Real jauh meninggalkan rival abadi sekaligus juara bertahan FC Barcelona dengan 831 suara (7,2 persen). Barca telah memulai liga dengan kemenangan tiga gol tanpa balas atas RCD Mallorca dan memuncaki klasemen sementara. Atletico Madrid yang kalah 1-2 oleh RCD Espanyol dalam laga pertama kemarin menyusul dengan 582 suara (5 persen).
”Tidak ada rumus untuk menjadi juara liga. Tidak pula bisa diprediksi karena segala sesuatu bisa terjadi. Akan tetapi, musim ini, Real harus kembali jadi juara (LALIGA),” tutur bek tengah Real Eder Militao dilansir di laman resmi klub.
Temukan Pakem Permainan
Selama musim panas, skuad Xabi menunjukkan tren menanjak. Dari masa transisi saat berlaga di Piala Dunia Antarklub, Xabi mulai menemukan pakem permainan yang pas untuk Federico Valverde dkk di dua laga pramusim dua pekan terakhir. Masing-masing lawan CD Leganes (9/8) dan WSG Tirol (13/8).
Total, dalam enam laga yang dilalui bersama Real Madrid, Xabi meraih empat kali kemenangan, sekali seri, dan sekali kalah. ”Para pemain butuh waktu (memahami strategi yang diinginkan Xabi) dan hasilnya bisa kalian saksikan dalam pertandingan pertama kami di liga (lawan Osasuna, Red),” kata wide attacker Real Vinicius Junior seperti dilansir dari ESPN.
Peran Beda Guler
Dari skema 4-3-3 yang dimainkan Real dalam dua laga pramusim, Arda Guler memainkan peran paling beda. Seperti sudah dijajal saat Piala Dunia Antarklub, Guler bakal beroperasi sebagai gelandang pengatur bola. Sebelumnya, pemain timnas Turki beroperasi sebagai winger kanan.
Seperti dilaporkan Marca, perkembangan Guler bukan hanya soal permainan, tetapi juga kondisi fisik. Peran baru membuat Guler butuh menambah massa otot dan daya tahan. Harapannya, dia bisa lebih kuat dalam duel fisik serta bisa bertahan saat menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022